Text
SKRIPSI PENGARUH KADAR LUMPUR TERHADAP ANGKA KUAT TEKAN BETON DARI AGREGAT HALUS PASIR VULKANIK DAN PASIR PANTAI
Beton merupakan salah satu material yang banyak digunakan untuk struktur bangunan yaitu, gedung, jembatan, bendungan, dan lainnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas beton adalah kualitas bahan penyusun diantaranya yaitu, kadar lumpur dan gradasi agregat. Berdasarkan pemikiran tersebut, maka diperlukan penelitian tentang "Pengaruh Kadar Lumpur Terhadap Angka Kuat tekan Beton dari Agregat Halus Pasir Vulkasik dan Pasir Pantai."
Penelitian ini menggunakan teori teknologi beton untuk mencari variabel hubungan antara kuat tekan beton dengan prosentase kadar lumpur. Material yang digunakan adalah agregat kasar berupa batu pecah dengan ukuran diameter maksimal 40mm, sedangkan agregat halus berasal dari Pasir Merapi, Progo, dan pantai. Penambahan kadar lumpur dengan variasi sebesar 0%, 3%, 5%, 8% dan 10% terhadap agregat halus. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bahan Bangunan fakultas Teknik Sipil Universitas Tidar Magelang.
Hasil akhir penelitian ini, menunjukkan bahwa kuat tekan tertinggi dihasilkan dari beton dengan agregat halus dari Gunung Merapi yang mengandung lumpur 0%, sedangkan kuat tekan terendah dihasilkan dari beton dengan agregat halus dari Sungai Progo yang mengandung lumpur 10%. Penggunaan pasir pantai sebagai campuran beton dapat menghasilkan kuat tekan yang memenuhi syarat kuat tekan rencana pada kandungan lumpur kurang dari 5%.
Kata kunci: agregat halus, kadar lumpur, kuat tekan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain