Text
SKRIPSI STUDI PERHITUNGAN RUGI-RUGI DAYA AKIBAT KORONA PADA SALURAN TRANSMISI TEGANGAN TINGGI 150 KV DENGAN PEMROGRAMAN MATLAB
Dengan beroperasinya saluran transmisi 150 kV antara GI Sanggrahan dan GI Secang, maka akan menimbulkan beberapa persoalan, satu diantaranya adalah gejala korona. Gejala korona selain menimbulkan gangguan pada peralatan komunikasi juga dapat menimbulkan rugi-rugi daya pada saluran transmisi. Maka untuk itu perlu diadakan suatu perhitungan terhadap besarnya rugi-rugi daya akibat korona yang terjadi.
Untuk menghitung rugi-rugi daya akibat korona pada saluran transmisi 150 kV antara GI Sanggrahan dan GI Secang digunakan formula Peek yang dalam perhitungannya perlu diadakan pengukuran terhadap temperatur dan tekanan udara guna mendapatkan faktor kerapatan udara. Faktor kerapatan udara ini berpengaruh terhadap tegangan disruptif kritis dan rugi-rugi daya akibat korona.
Pada kondisi udara baik (cuaca cerah), tidak ada rugi-rugi daya akibat korona karena tegangan kerja sistem berada jauh di bawah tegangan disruptif kritis, tetapi pada kondisi udara basah pada saluran transmisi 150 kV timbul rugi-rugi daya akibat korona rata-rata dalam satu hari sebesar 0,0212 kW/km/fasa.
Rugi-rugi daya akibat korona sangat dipengaruhi oleh tegangan disruptif kritis korona. Variasi rugi-rugi daya akibat korona dalam satu hari dipengaruhi oleh variasi faktor kerapatan udara.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain