Text
SKRIPSI PENGARUH DANA ALOKASI UMUM (DAU) DAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) TERHADAP PEMBELANJAAN DAERAH KABUPATEN MAGELANG PERIODE 2004-2008
Tujuan penulisan skripsi ini adalah mengetahui perkembangan Dana Alokasi Umum (DAU), Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembelanjaan daerah Kabupaten Magelang periode 2004 – 2008, mengetahui seberapa besar pengaruh DAU (X₁) terhadap pembelanjaan daerah, mengetahui seberapa besar pengaruh PAD (X₂) terhadap pembelanjaan daerah Kabupaten Magelang dan mengetahui seberapa besar pengaruh DAU (X₁) dan PAD (X2) secara bersamasama terhadap pembelanjaan daerah Kabupaten Magelang Periode 2004-2008. Bentuk penelitian yang penulis pergunakan dalam menyusun Skripsi ini adalah bentuk penelitian diskriptif analisis. Sebelum mengetahui apa yang disebut penelitian diskriptif secara keseluruhan penulis mencoba menerangkan satu persatu dari pengertian riset diskriptif dan pengertian analisis Metode analisis data yang peneliti gunakan adalah analisis Indek Agregatif dan analisis berganda. Perkembangan DAU kabupaten Magelang paling tinggi tahun 2006 mencapai 45,364 %, sedangkan perkembangan DAU paling sedikit diperoleh tahun 2005 mencapai 5,542 %. Perkembangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari tahun 2004 - 2008 paling banyak dicapai tahun 2005 mencapai perkembangan 21,749 %. Sedangkan paling sedikit tahun 2007 mencapai 12,613 %. Perkembangan pembelanjaan daerah dari tahun 2004 - 2008. Perkembangan pembelanjaan daerah paling banyak tahun 2006 mencapai 41,144 %, sedangkan pembelanjaan paling sedikit tahun 2005 hanya mencapai 5,659 %. Dana Alokasi Umum (DAU) tidak berpengaruh signifikan terhadap Pembelanjaan Daerah Kabupaten Magelang tahun 2004 - 2008. Hal ini ditunjukkan dengan t hitung (1,598) < t tabel (4,301), Pendapatan Asli Daerah (PAD) mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Pembelanjaan Daerah Kabupaten Magelang tahun 2004 - 2008. Hal ini ditunjukkan dengan t hitung (6,895) > t tabel (4,301). DAU dan PAD secara bersama-sama mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap pembelanjaan daerah Kabupaten Magelang. Hal ini ditunjukkan bahwa F hitung (61,204) > F tabel (19,00).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain