Text
SKRIPSI PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA INTENSIF DENGAN TEKNIK PREVIEW-QUESTION-READ-SUMMARIZE-TEST (PQRST) PADA SISWA KELAS XI IPS-1 MAN KOTA MAGELANG
Abstrak
Penelitaian ini dilatar belakangi oleh rendahnya nilai keterampilan membaca intensif pada siswa kelas XI IPS-1 MAN I Kota Magelang. Hal ini disebabkan karena siswa kurang tertarik membaca dan pemilihan strategi membaca yang kurang tepat dalam pembelajaran membaca intensif. Selain itu, siswa kelas XI IPS-1 MAN 1 Kota Magelang masih mengalami kesulitan dalam hal menentukan ide pokok paragraf dan menentukan paragraf induktif-deduktif.
Berdasarkan hasil observasi awal, keterampilan membaca intensif siswa kelas XI IPS-1 masih di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Diketahui keterampilan membaca intensif siswa untuk menemukan ide pokok dan menemukan paragraf induktif-deduktif kelas XI IPS-1 masih rendah. Nilai rata-rata keterampilan membaca intensif siswa 52,16 padahal KKM membaca intensif disekolah ini adalah 75. Sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa kelas XI IPS-1 MAN 1 Kota Magelang, maka diterapkan teknik PQRST.
Berdasarkan latar belakang masalah, rumusan masalah dalam penelitian ini ialah (1) apakah teknik PQRST dapat meningkatkan minat membaca siswa kelas XI IPS-1 MAN I Kota Magelang, (2) apakah teknik PQRST dapat meningkatkan keterampilan membaca intensif siswa kelas XI IPS-1 MAN 1 Kota Magelang.
Tujuan penelitian ini ialah (1) membangkitkan minat membaca siswa kelas XI IPS-1 MAN 1 Kota Magelang dalam mengikuti pembelajaran membaca intensif menggunakan teknik PQRST, (2) mengetahui peningkatan keterampilan membaca intensif siswa kelas XI IPS-1 MAN 1 Kota Magelang menggunakan teknik PQRST.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah teori tentang pengertian membaca, tujuan membaca, pengertian membaca intensif, cara membaca intensif. Teori yang lain tentang pengertian teknik PQRST dan penerapan teknik PQRST.
Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang meliputi dua siklus. Tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pengumpulan data menggunakan teknik tes dan nontes. Instrument nontes berupa pengamatan, wawancara, dokumentasi foto, dan angket. Teknik analisis data yang digunakan ialah teknik kuantitatif dan teknik kualitatif.
Hasil pengamatan pada siklus I terdapat 28 siswa yang memperhatikan penjelasan guru, pada siklus II meningkat menjadi 31 siswa. Pada siklus I terdapat 10 siswa yang mau bertanya ketika mengalami kesulitan saat pembelajaran, siklus II meningkat menjadi 12 siswa. Siswa yang tidak bercanda dengan teman pada siklus I terdapat 25 siswa, sedangkan pada siklus II meningkat menjadi 31 siswa.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain