Text
SKRIPSI PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PARAGRAF DENGAN MEDIA KARTU KALIMAT PADA SISWA KELAS III SDN 03 KALIBAWANG KABUPATEN WONOSOBO
Eka, Yuliana. 051.02.823, Skripsi 2010. Peningkatan Keterampilan Menyusun Paragraf dengan Media Kartu Kalimat Topik pada Siswa Kelas III SDN03 Kalibawang Wonosobo.
Keberhasilan keterampilan menyusun paragraf siswa kelas III SDN 03 Kalibawang Kabupaten Wonosobo masih perlu ditingkatkan dengan menggunakan kartu kalimat. Kenyataannya bahwa keberhasilan yang tuntas ≥75% baru 2 siswa dari 24 siswa dan secara klasikal belum tuntas ≤60%, masalahnya adalah bagaimana peningkatan kinerja guru dan bagaimana peningkatan siswa belajar menyusun paragraf yang baik dalam pembelajaran keterampilan menyusun paragraf dengan menggunakan media kartu kalimat di SDN 03 Kalibawang Wonosobo. Adapun tujuan yang hendak dicapai adalah meningkatkan profesional guru mengajar dan meningkatkan siswa dalam belajar sehingga berhasil tuntas baik secara individual maupun klasikal.
Landasan teori pembelajaran kreatif, inovatif, variatif terdiri atas enam komponen dan teori penuangan gagasan dengan isi gagasan yang logis, lengkap dan baik serta dalam pemakaian bahasa yang cermat, teratur sisitematis digunakan untuk kegiatan penelitian tindakan kelas tersebut. Objek penelitiannya adalah proses belajar mengajar serta hasilnya, sedangkan datanya atau wujud datanya adalah semua perencanaan kegiatan dan hasil evaluasinya. Metode dan teknik pengumpulan data yaitu metode pengamatan dengan teknik catat, metode dokumen dengan teknik baca. Metode dan teknik pengolahan data, metode kerja guru mengajar dengan teknik membuat perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi, refleksi proses dan hasil mengajarnya.
Dalam penelitian tindakan ini, ternyata menimbulkan inspirasi dan tindakan-tindakan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi mengajar yang lebih bervariatif, inovatif dan kreatif sehingga kegiatan yang berpuat pada guru lebih meningkatkan siswa belajar dengan rasa senang atau gembira. Selain itu memudahkan siswa berinteraksi antar teman, tidak segan kepada guru, lebih demokratis, kreatif dan variatif dalam belajar khususnya menyusun paragraf yang baik. Hal itu tampak pada kegiatan dan hasil mengajar dan belajar siswa pada setiap siklusnya, siklus I siswa yang tuntas ≥75% terdapat 3 orang siswa dari 24 siswa, dan yang tidak tuntas ≤75% kebawah terdapat 21 siswa. Perubahan dari siklus I yang tuntas baru 2 orang. Peningkatan tersebut belum menunjukkan kemaknaan yang berarti karena baru ada 3 orang yang tuntas dari prasiklus, 2 orang siswa yang tuntas. Secara kelompok siklus I sudah berhasil, tetapi ketuntasan individual baru 12,5% dan nilai klasikal komulatifnya 67,25%. Siklus 1 ini refleksi dari hasil pengamatan proses dan evaluasi prasiklus hasilnya 57,54% dan ternyata belum tuntas. Hasil kegiatan belajar dan mengajar serta evaluasi siklus I yang digunakan untuk dasar perencaan siklus Il menghasilkan ketuntasan belajar berikut, ketuntasan belajar yang individual ≥75% terdapat 8 siswa sudah meningkat, yang berarti mendekati sebagian. Secara komulatif atau klasikal hasilnya sudah lebih dari berhasil ketuntasannya, karena sudah melebihi dari ketentuan yang berlaku. Dengan demikian siklus ke III tidak perlu dilakukan dan dapat berganti pembelajaran keterampilan menulis yang lebih tinggi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain