Text
SKRIPSI ANALISIS PENGARUH PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN SEKTOR PEDESAAN DAN PERKOTAAN (PBB P-2) PAJAK BUMI DAN BANGUNAN SEKTOR PERKEBUNAN, PERHUTANAN, PERTAMBANGAN (PBB P-3) DAN PAJAK PENGHASILAN ORANG PRIBADI (PPH OP) TERHADAP PENDAPATAN DAERAH KABUPATEN WONOSOBO PERIODE 2007-2013
Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan penerimaan pajak sebagai sumber penerimaan, misalnya dengan penyempurnaan perundang-undangan, penerbitan peraturan-peraturan baru di bidang perpajakan, meningkatkan tingkat kepatuhan wajib pajak maupun menggali sumber-sumber pajak lain. Mengingat jumlah penduduk yang semakin besar, peningkatan harga jual tanah dan bangunan setiap tahun serta pertumbuhan ekonomi yang harus tetap berlanjut, maka diperkirakan penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan Pajak Penghasilan (PPh) masih bisa diharapkan dapat meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui seberapa besar pertumbuhan PBB P-2, PBB P-3, PPh OP dan Pendapatan Daerah Kabupaten Wonosobo periode 2007-2013; 2) Untuk mengetahui pengaruh penerimaan PBB P-2, PBB P-3, dan PPh OP terhadap Pendapatan Daerah Kabupaten Wonosobo selama 2007 - 2013? Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Pedesaan dan Perkotaan (PBB P-2), Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkebunan, Perhutanan, dan Pertambangan (PBB P-3), dan Pajak Penghasilan Orang Pribadi (PPh OP) dan Pendapatan Daerah Kabupaten Wonosobo periode 2007-2013. Data yang telah diperoleh merupakan data sekunder. Kemudian data dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan uji F. Adapun hasil penelitian adalah 1) terdapat pengaruh yang bermakna dari PBB P-2, PBB P-3, dan PPh OP terhadap Pendapatan Daerah Kabupaten Wonosobo periode 2007-2013, terlihat dari besarnya Fhitung sebesar 41,980 lebih besar daripada Ftabel sebesar 9,28; 2) Nilai koefisien determinasi sebesar 97,7%, berarti bahwa seluruh variabel yang diamati memberikan pengaruh pada Pendapatan Daerah Kabupaten Wonosobo sebesar 97,7%. Penerimaan PBB P2 memberikan kontribusi terbesar bagi Pendapatan Daerah Kabupaten Wonosobo dibandingkan PPh OP dan PBB P3. Nilai PPh OP memberikan kontribusi terbesar kedua pada Pendapatan Daerah Kabupaten Wonosobo, sedangkan PBB P3 yang nilainya relative kecil tetap berkontribusi pada Pendapatan Daerah Kabupaten Wonosobo. Sisanya sebesar 2,3% berasal dari sumber-sumber penerimaan lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain