Text
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN PEMBERDAYAAN APARATUR TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI DI BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT,PEREMPUAN DAN KELUARAGA BERENCANA (BPMPKB)KOTA MAGELANG
ABSTRAKSI
AGUS SUKENDAR. Pengaruh Kepemimpinan Dan Pemberdayaan Aparatur Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Di Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan Dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Magelang. (dibimbing oleh Dra. Sri Mulyani, M.Si. dan Dra. Harsi Muji Utami, M.Si.)
Kepemimpinan dan pemberdayaan merupakan bentuk keterlibatan pegawai yang berpengaruh terhadap prestasi kerja pegawai. Berbagai bentuk teknik yang digunakan pada dasarnya untuk meningkatkan partisipasi pegawai dalam proses pengambilan keputusan tentang pekerjaan mereka dan hubungannya dengan organisasi. Dengan demikian pegawai diharapkan menumbuhkan rasa miliki organisasi. Dengan rasa dapat berakibat pada keberhasilan organisasi. Untuk mencapai sasaran tersebut perlu adanya keterlibatan pegawai yang terarah sehingga menjadi bagian dari kultur organisasi.
Dengan demikian "apakah ada pengaruh positif antara Kepemimpinan dan Pemberdayaan Aparatur terhadap Prestasi Kerja Pegawai" adalah merupakan rumusan masalah dalam penelitian ini. Sedangkan yang menjadi obyek penelitian di sini adalah Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan Dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Magelang, mengingat pada organisasi tersebut penulis mendapatkan permasalahan tentang prestasi kerja pegawai.
Metode penelitian yang dipakai penjelasan, deskriptif dengan hipotesa mayor dan minor, mengambil sumber data primer, sekunder dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Sebagai sampel diambil sebanyak 30 responden dari 38 pegawai. Sedang analisa datanya digunakan analisa data kuantitatif dan analisa data kualitatif. Adapun untuk menguji hipotesa digunakan teknik korelasi statistik product moment.
Dari hasil analisanya adalah hipotesa pertama, pengaruh variabel Prestasi Kerja pegawai dapat diterima. Alasannya r (0,533) lebih besar daripada r tabel (0,397) pada taraf signifikansi 1 persen dengan N sama dengan 30. Hipotesa kedua, pengaruh variabel Pemberdayaan Aparatur terhadap variable Prestasi kerja pegawai dapat diterima. Alasannya r (0,667) lebih besar daripada r tabel (0,397) pada taraf signifikansi 1 persen dengan N sama dengan 30. Hipotesa ketiga, Pengaruh variabel Kepemimpinan dan variabel Pemberdayaan Aparatur secara bersamasama terhadap variabel Prestasi kerja pegawai dapat diterima. Alasannya F test (25,94) lebih besar daripada F tabel (7,56) pada taraf 1 persen dengan N sama dengan 30. Koefisien determinasi pengaruh kepemimpinan dan pemberdayaan aparatur terhadap prestasi kerja pegawai adalah 49 persen.
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pengajuan hipotesa yang berbunyi ada pengaruh yang signifikan dari variabel kepemimpinan terhadap prestasi kerja pegawai, ada pengaruh yang signifikan dari variabel pemberdayaan aparatur terhadap prestasi kerja pegawai dapat diterima kebenarannya.
Kata kunci : Kepemimpinan, pemberdayaan aparatur pemerintah, prestasi kerja.
Tugas akhir belum ada. Mohon kepada penulis untuk mengirim ulang ke perpustakaan@untidar.ac.id
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain