Text
SKRIPSI PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN TEKNIK BRAINSTORMING PADA SISWA KELAS VIII A MTS ABDUSSALAM TEMPURAN
Skripsi ini dilatarbelakangi masih adanya siswa yang belum mampu berbicara baik di depan kelas. Hal ini dibuktikan saat observasi menunjukkan siswa yang belum mencapai KKM sebanyak 22 siswa dari 31 siswa atau sebesar 75% dari 31 siswa. Siswa yang merasa kurang mampu menguasai keterampilan berbicara, terutama dalam hal diskusi, lebih memilih diam serta pasif. Oleh karena itu diperlukan teknik yang dapat menarik minat dan semangat siswa agar siswa dapat meningkatkan kemampuan berbicara terutama mendiskusikan masalah. Peneliti menggunakan teknik Brainstorming. Identifikasi masalahnya yaitu kurang tepatnya pengunaan metode pembelajaran dalam pelajaran bahasa Indonesia sehingga minat siswa terhadap bahasa Indonesia rendah, kurang aktifnya siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia khususnya dalam keterampilan berbicara, masih rendahnya keterampilan berdiskusi dalam forum resmi, kurangnya motivasi yang diberikan oleh guru dalam meningkatkan kemampuan berdiskusi. Penelitian ini dibatasi pada penggunaan teknik Brainstorming untuk meningkatkan keterampilan berbicara terutama berdiskusi. Rumusan masalahnya adalah, apakah pembelajaran diskusi dengan teknik Brainstorming dapat meningkatkan minat berbicara mendiskusikan masalah siswa kelas VIIIA MTs. Abdussalam Tempuran? Bagaimana meningkatkan keterampilan berbicara mendiskusikan masalah dengan teknik Brainstorming pada siswa kelas VIIIA MTs Abdussalam Tempuran?
Landasan teori yang digunakan yaitu keterampilan berbahasa, keterampilan berbicara, diskusi dan teknik Brainstorming. Dalam penelitian ini subjek penelitiannya adalah guru dan siswa. Prosedur penelitian dari siklus 1 sampai siklus II dengan teknik pengumpulan data melalui tes dan nontes. Hasil penelitian ini adanya peningkatan hasil belajar siswa dari sebelum menggunakan teknik Brainstorming dan setelah menggunakan teknik Brainstorming. Peningkatan tersebut terlihat dari perubahan nilai, siklus I 67,6 sedangkan siklus II 76,93 sehingga peningkatan sebesar 9,33. Secara individual siswa yang mencapai KKM pada siklus I ada 15 anak sedangkan siklus II ada 26 siswa. Siswa yang mencapai KKM mengalami peningkatan atau sebesar 37%. Perilaku siswa juga mengalami peningkatan yang positif dalam pembelajaran. Pada siklus I, masih banyak siswa yang tidak memperhatikan pembelajaran, setelah siklus II siswa yang tidak memperhatikan sudah berkurang.
Simpulan dari penelitian ini adalah adanya peningkatan hasil belajar keterampilan berbicara mendiskusikan masalah setelah menggunakan teknik Brainstorming. Teknik Brainstorming terbukti dapat meningkatkan keterampilan berbicara mendiskusikan masalah. Teknik Brainstorming ini juga mempunyai kelemahan, hal ini dibuktikan sampai akhir penelitian masih ada siswa yang belum mencapai KKM.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain