Text
SKRIPSI PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA MENGUNGKAPKAN PENGALAMAN MENGGUNAKAN TEKNIK WAWANCARA SEJAWAT PADA SISWA KELAS VIII E SMP N 1 BOROBUDUR
Pembelajaran berbicara mengungkapkan pengalaman di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Borobudur belum mencapai hasil yang optimal. Masih banyak siswa yang belum mampu berbicara mengungkapkan pengalaman dengan baik. Siswa Belum mampu berbicara dengan lafal, intonasi, maupun kalimat yang tepat. Hal tersebut disebabkan karena siswa beranggapan bahwa mempelajari keterampilan berbicara itu mudah. Selain itu, 60% siswa kelas VIII nilai berbicara mengungkapkan pengalamannya masih di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM). Hal tersebut merupakan fakta masih rendahnya keterampilan berbicara mengungkapkan pengalaman siswa. Oleh karena itu, perlu dicari penyelesaian yang baik agar pembelajaran mencapai hasil yang optimal.
Berdasarkan latar belakang masalah, maka rumusan masalah dalam penelitian ini adalah (1) bagaimanakah pembelajaran berbicara mengungkapkan pengalaman siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Borobudur menggunakan teknik wawancara sejawat?, (2) apakah teknik wawancara sejawat dapat mengaktifkan siswa dalam pembelajaran berbicara mengungkapkan pengalaman siswa kelas VIII E SMP N 1 Borobudur?, (3) apakah teknik wawancara sejawat dalam pembelajaran berbicara dapat meningkatkan kemampuan berbicara mengungkapkan pengalaman siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Borobudur?
Sesuai rumusan masalah di atas, maka tujuan penelitian ini adalah (1) membentuk rancang bangun pembelajaran berbicara mengungkapkan pengalaman menggunakan teknik wawancara sejawat untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Borobudur, (2) mengaktifkan siswa dalam pmbelajaran berbicara mengungkapkan pengalaman siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Borobudur menggunakan teknik wawancara sejawat, (3) meningkatkan pembelajaran keterampilan berbicara mengungkapkan pengalaman siswa kelas VIII E SMP Negeri 1 Borobudur menggunakan teknik wawancara sejawat.
Penelitian ini mempunyai manfaat, diantaranya bagi siswa, guru, dan sekolah. Bagi siswa, penelitian ini dapat memberi motivasai untuk meningkatkan hasil belajar dan mengembangkan potensi berbicara yang dimiliki siswa. Bagi guru, penelitian ini dapat digunakan sebagai masukan untuk memilih dan menentukan pendekatan dalam melakukan pengajaran, sehingga siswa memiliki kompetensi dengan materi yang diajarkan, dan profesionalisme guru semakin meningkat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain