Text
SKRIPSI PENGARUH PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) PAJAK PENGHASILAN (PPh) DAN PERTAMBAHAN NILAI (PPN) TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) KABUPATEN TEMANGGUNG 2007-2011
Pajak merupakan sumber utama penerimaan negara disamping penerimaan dari sumber migas dan non migas. Dengan posisi yang demikian itu, pajak merupakan sumber penerimaan strategis yang harus dikelola dengan baik agar keuangan negara dapat berjalan dengan lancar dan baik. Dalam struktur keuangan negara, tugas dan fungsi penerimaan pajak dijalankan oleh Direktorat Jenderal Pajak di bawah Departemen Keuangan Republik Indonesia. Jenis-jenis pajak yang dikelola oleh Direktorat Jenderal Pajak meliputi Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dan Pajak penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). penerimaan pajak yang berasal dari PBB, PPh dan PPN Kabupaten Temanggung tidak selalu mengalami kenaikan secara terus menerus. Tetapi PBB mengalami kenaikan penerimaan secara berturut-turut, yang berarti pajak merupakan sumber potensial untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Temanggung Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah antara lain Pajak Bumi dan Bangunan, Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai dan Pendapatan Asli Daerah. Data yang telah diperoleh merupakan data sekunder. Kemudian data dianalisis menggunakan metode analisis regresi linier berganda dan uji F. Adapun hasil penelitian adalah 1) Penerimaan PBB Kabupaten Temanggung mengalami peningkatan dari tahun 2007 – 2011. Begitu pula dengan penerimaan PPh dan PPN mengalami peningkatan selama tahun 2008-2011; 2) PBB merupakan variabel yang mempengaruhi penerimaan PAD. Meskipun demikian, PPh dan PPN tetap memberikan kontribusi bagi PAD Kabupaten Temanggung, meskipun dalam besaran yang lebih kecil dibandingkan penerimaan PBB; 3) Berdasarkan hasil pengujian diketahui bahwa secara bersama-sama PBB, PPh dan PPN mempengaruhi PAD Kabupaten Temanggung. Adapun besarnya sumbangan ketiga variabel tersebut adalah 0,837 atau 83,7%. Sisanya sebesar 16,3% lainnya berasal dari sumber-sumber pajak lain yang tidak diamati dalam penelitian ini.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain