Text
SKRIPSI ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN TABUNGAN PADA PT.BANK BPD JATENG CABANG TEMANGGUNG PERIODE OKTOBER 2002-DESEMBER 2003
Dalam Undang - Undang No. 10 Tahun 1998 tentang perubahan UndangUndang No. 7 Tahun 1992 tentang Perbankan, fungsi utama Perbankan adalah sebagai penghimpun dan penyalur dana masyarakat, yang mempunyai tujuan menunjang pelaksanaan pembangunan nasional dalam rangka meningkatkan pemerataan, pertumbuhan ekonomi dan stabilitas nasional kearah peningkatan kesejahteraan rakyat banyak.
Melihat perjalanan sejarah perbankan nasional di Indonesia mulai dari pertengahan tahun 1997 sampai sekarang, telah banyak terjadi pencabutan usaha dan operasional bank, pembekuan ijin operasional bank maupun pengambilalihan menajemen bank oleh pemerintah. Hal ini terjadi karena manajemen bank tidak dapat mengelola dananya dengan baik sehingga menjadi bank tidak sehat.
Selama ini kinerja bank diukur hanya dari perspektif keuangan saja dan terdapat kecenderungan untuk mengabaikan kinerja non keuangan sebagai pemicu tercapainya kinerja keuangan tersebut. Demikian pula pada PT. Bank BPD Jateng Cabang Temanggung, kinerja bank hanya diukur dari kesesuaian realisasi dengan anggaran yang telah disusun untuk jangka waktu 1 tahun.
Dalam hal ini apabila realisasi sesuai atau lebih besar dari anggaran maka kinerja dianggap baik dan terdapat kecenderungan mengabaikan kinerja non keuangan serta hanya terfokus pada kinerja jangka pendek saja, karena berdasarkan pada anggaran yang telah ditetapkan. Hal tersebut dapat dilihat dimana hasil usaha (laba) yang dapat dicapai melebihi target yang ditetapkan namun biaya operasional yang dikeluarkan juga melebihi dari target yang ditetapkan, mencerminkan tidak efisiennya operasional bank.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain