Text
SKRIPSI ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENDAPATAN PETERNAK SAPI POTONG (STUDI KASUS DI DESA JOGOYASAN, KECAMATAN NGABLAK, KABUPATEN MAGELANG)
Di Desa Jogoyasan sangat mendukung untuk pemeliharaan ternak dan sapi potong karena di sana terdapat banyak rumput yang digunakan untuk makan temak sapi potong. Selain itu pengairan di desa Jogoyasan juga sangat memadai, di sana juga terdapat sayur-sayuran yang dibudidayakan oleh para petani yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari juga digunakan untuk menambah penghasilan bagi para peternak.
Di desa Jogoyasan memiliki luas wilayah 264.557 m² yang digunakan untuk pekarangan perkebunan ladang dan digunakan untuk lainnya, sedangkan mata pencaharian yang paling besar bermata pencaharian sebagai petani.
Tingkat pendidikan penduduk desa Jogoyasan sebagian besar berpendidikan SD yaitu berjumlah 53% dan jumlah penduduk yang berpendidikan selain SD. Di desa Jogoyasan sebagian penduduknya beragama Islam. Mata pencaharian penduduk desa Jogoyasan terdiri dari petani, buruh tani, pengusaha, buruh industri, buruh bangunan, PNS, pedagang dan lain-lain.
Melihat makin majunya pembangunan secara langsung semakin meningkat kebutuhan hidup para petani, dan peternak. Oleh karena itu peternak perlu meningkatkan produk otoritas usahanya yang didukung dengan cara pengembangan sapi potong yang baik serta ditunjang oleh sarana dan prasarana yang ingin dicapai dalam sub pertanian adalah meningkatkan gizi masyarakat khususnya yang bersumber dari protein hewani.
Untuk mewujudkan hal tersebut para petemak harus memperhatikan mutu dan kualitas daging sapi, dan untuk meningkatkan mutu dari sapi potong tersebut (keperlukan biaya-biaya yang mendukung pemeliharaan sapi potong yang meliputi biaya bibit, biaya pemeliharaan, biaya pakan, biaya obat-obatan dan biaya tenaga kerja. Setelah mengetahui biaya-biaya yang dikeluarkan oleh peternak sapi potong, maka dalam satu periode pemeliharaan akan diketahui pendapatan kotor dari usaha ternak sapi potong. Hal itu dapat digunakan untuk mengetahui pendapatan bersih yaitu dengan cara pendapatan kotor dikurangi biaya-biaya yang dikeluarkan oleh peternak sapi potong.
Dan untuk menguji kebenaran hipotesis yang berbunyi "ada pengaruh positif dan bermakna antara faktor-faktor yang diduga mempengaruhi usaha ternak sapi potong, yaitu jumlah modal dan tingkat harga sapi potong terhadap pendapatan peternak dan untuk menguji kebenaran, hipotesis tersebut digunakan level of significan a = 0,05.
Adapun dari uji hipotesis yang dilakukan diperoleh F hitung =47,833 dan Ft = 3,59 karena Fn (47,833) lebih dari Ft (3,59), maka Ho ditolak dan Ha diterima, berarti ada pengaruh positif dan bermakna antara jumlah modal (X₁) dan tingkat harga (X2) terhadap pendapatan peternak sapi potong (Y).
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain