Text
SKRIPSI ANALISIS PERTUMBUHAN KONSUMSI MASYARAKAT, PEMBENTUKAN MODAL TETAP BRUTO, PENGELUARAN KONSUMSI PEMERINTAH DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI INDONESIA PERIODE 2003-2012
Pertumbuhan yang bergantung dari sektor luar negeri akan membawa ketidakstabilan perekonomian di dalam negeri bila terjadi krisis ekonomi di negara lain. Penting bagi kita untuk mengetahui kontribusi sektor dalam negeri dalam menghitung pertumbuhan ekonomi, dan kontribusi variabel lain diluar penelitian ini.
Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan berupa data sekunder yang diperoleh dari badan pusat statistik. Data kemudian diolah menggenakan alat analisis indeks rantai, Analisis Regresi Linear Berganda, dan Uji Asumsi Klasik. Indeks rantai digunakan untuk menghitung pertumbuhan pengeluaran konsumsi masyarakat, pembentukan modal tetap bruto, pengeluaran konsumsi pemerintahdan pertumbuhan ekonomi dari tahun 2002 sebagai tahun dasar sampai dengan tahun 2012.
Dari hasil penghitungan tersebut didapatkan bukti bahwa pertumbuhan konsumsi masyarakat, pembentukan modal tetap bruto, pengeluaran konsumsi pemerintah dan pertumbuhan ekonomi mengalami fluktuasi. Sedangkan secara nominal nilainya terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Dari penghitungan regresi linear berganda menggunakan software SPSS diketahui F hitung sebesar =9,399 > Ftabel = 4,76, maka Ha diterima Ho ditolak. Jadi ada pengaruh yang positif dan bermakna antara variabel pengeluaran konsumsi masyarakat, pembentukan modal tetap bruto dan pengeluaran konsumsi pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi.
Sedangkan dari penghitungan Koefisien determinasi berganda adjusted (R2) adalah sebesar 0,737. Hal ini menginterpretasikan bahwa variabel pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan oleh variabel - variabel bebas yang terdiri dari pengeluaran konsumsi masyarakat, pembentukan modal bruto dan pengeluaran konsumsi pemerintah secara simultan sebesar 73,7 % sedangkan sisanya sebesar 16,3% dijelaskan oleh variabel lain.
Dari penghitungan uji asumsi klasik terdiri dari uji normalitas, heteroskedastisitas, multikolinieritas dan uji autokorelasi. Dari keempat uji tersebut dinyatakan bahwa tidak ada korelasi antar variabel bebas (independen). Dengan demikikan hipotesis awal yang menyatakan bahwa ada pengaruh positif dan bermakna dari pengeluaran konsumsi masyarakat, pembentukan modal tetap bruto dan pengeluaran konsumsi pemerintah terhadap pertumbuhan ekonomi terbukti.
Kata Kunci: Pengeluaran Konsumsi Masyarakat, Pembentukan Modal Tetap Bruto, Pengeluaran Konsumsi Pemerintah, Pertumbuhan Ekonomi.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain