Text
SKRIPSI PENGARUH PENAMBAHAN SEKAM PADI SEBAGAI MEDIA RESAPAN TERHADAP LAJU RESAPAN
INTISARI
Perkembangan permukiman di suatu daerah menyebabkan meningkatnya limpasan permukaan yang menjadi genangan. Genangan memicu permasalahan kesehatan lingkungan, sehingga perlu dilakukan penanganan lebih lanjut. Bentuk penanganan lingkungan sebagai upaya mengurangi limpasan yaitu dengan meningkatkan laju resapan tanah.
Pada penelitian ini digunakan media resapan berupa sekam padi, pasir, limbah pecahan batu bata, dan tanah dari lokasi yang berbeda, yaitu tanah A berasal dari Dusun Polengan, Desa Gowok, Kecamatan Srumbung dan tanah B dari Dusun Demesan, Desa Girirejo, Kecamatan Tempuran. Media resapan tersebut disusun vertikal secara berlapis pada box simulator hujan dengan ukuran box 80 cm x 80 cm x 100 cm. Hujan dibuat konstan dalam waktu satu jam. Pengujian laju resapan menggunakan variabel bebas sekam padi dengan ketebalan 15 cm, 20 cm dan 25 cm.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol media resapan unit A, laju resapan sebesar 0.00125 cm/detik. Media resapan 1 unit A dengan tebal sekam padi 15 cm, laju resapan 0.00141 cm/detik. Media resapan 2 unit A dengan tebal sekam padi 20 cm, laju resapan 0.00146 cm/detik. Media resapan 3 unit A dengan tebal sekam 25 cm, laju resapan 0.00167 cm/detik. Kontrol media resapan unit B, laju resapan 0.00099 cm/detik. Media resapan 1 unit B dengan tebal sekam padi 15 cm, laju resapan 0.00115 cm/detik. Media resapan 2 unit B dengan tebal sekam padi 20 cm, laju resapan 0.00130 cm/detik. Media resapan 3 unit B dengan tebal sekam padi 25 cm, laju resapan 0.00135 cm/detik. Hasil analisa menggunakan ANOVA Single Factor, disimpulkan bahwa lapisan media resapan berupa sekam padi memberikan pengaruh terhadap peningkatan laju resapan.
Kata kunci: genangan, media resapan, laju resapan,
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain