Text
SKRIPSI PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN SPESIALISASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI BADAN KESATUAN BANGSA,POLITIK DAN PENANGGULANGAN BENCANA KABUPATEN MAGELANG
JUDUL
PENGARUH KEPEMIMPINAN DAN SPESIALISASI KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI BADAN KESATUAN BANGSA, POLITIK DAN PENANGGULANGAN BENCANA KABUPATEN MAGELANG
Oleh:
ANASTASIA RINA SETYAWATI
NIM. 093.0201.020
ABSTRAKSI
Dalam organisasi, baik swasta maupun pemerintah, peranan prestasi kerja yang baik sangat penting artinya untuk menunjang tercapainya tujuan organisasi tersebut. Tanpa adanya prestasi kerja yang baik, maka tujuan organisasi menjadi sulit untuk dicapai.
Salah satu tujuan organisasi adalah mendapatkan atau memperoleh pegawai untuk bekerja dalam suatu organisasi dimana memerlukan ketelitian dan kejelian khusus. Khusus dalam arti memilih pegawai harus didasarkan atas kemampuan dan ketrampilan serta mampu untuk tetap setia terhadap ketentuan-ketentuan yang berlaku dalam suatu organisasi.
Dengan melakukan pemilihan pegawai yang lebih efektif, maka diharapkan akan diperoleh pegawai-pegawai yang memiliki perilaku yang baik serta loyal terhadap pimpinan.
Selain hal tersebut di atas, maka hubungan yang baik antara atasan dan bawahan haruslah selalu dijaga. Maka jelaslah bahwa dengan adanya kepemimpinan dan spesialisasi kerja akan membawa dampak yang positif terhadap usaha peningkatan prestasi kerja.
Masalah penelitian ini adalah apakah ada pengaruh antara kepemimpinan dan spesialisasi kerja terhadap prestasi kerja?
Hipotesa yang diajukan dalam penelitian ini adalah:
1. Hipotesa Mayor: Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kepemimpinan dan spesialisasi kerja terhadap prestasi kerja pegawai.
2. Hipotesa Minor:
a. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara kepemimpinan dan prestasi kerja pegawai.
b. Ada pengaruh yang positif dan signifikan antara spesialisasi kerja dan prestasi kerja pegawai.
Adapun metode yang digunakan untuk mendapat data adalah metode observasi, wawancara, kuesioner dan dokumentasi. Untuk keperluan penelitian ini yang menjadi obyek penelitian adalah Badan Kesatuan Bangsa, Politik dan Penanggulangan Bencana Kabupaten Magelang dengan jumlah sampel 34 responden.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain