Text
SKRIPSI ANALISIS PENGARUH TINGKAT PERKEMBANGAN EKONOMI DAERAH TERHADAP DERAJAT OTONOMI FISKAL DAERAH DI KOTA MAGELANG TAHUN ANGGARAN 1995/1996-1999/2000
Keuangan daerah adalah sebagai alat Fiskal Pemerintah Daerah, yang merupakan bagian integral dari keuangan negara dalam mengalokasikan sumbersumber ekonomi, memeratakan hasil pembangunan dan menciptakan stabilitas ekonomi selain stabilitas sosial dan politik. Peranan keuangan daerah menjadi semakin penting, selain karena keterbatasan dana yang dapat dialihkan ke daerah berupa subsidi dan bantuan, tetapi juga karena makin kompleksnya persoalan yang dihadapi daerah dimana pemecahannya membutuhkan partisipasi aktif masyarakat daerah. Selain itu meningkatnya peranan keuangan daerah akan mendorong terwujudnya otonomi daerah yang lebih nyata dan bertanggung jawab. Kemandirian daerah itu sendiri merupakan tuntutan yang tidak dapat dielakkan lagi mengingat dalam era globalisasi perdagangan bebas nanti, setiap daerah diharapkan mampu bersaing dengan daerah lain yang tersebar di seluruh belahan dunia, terutama dalam hal menarik sumber-sumber pembiayaan pembangunan.
Sejalan dengan hal tersebut, tingkat perkembangan ekonomi daerah sebagai wujud pembangunan ekonomi merupakan indikator yang digunakan untuk mengetahui berkembang tidaknya suatu perekonomian. Perkembangan ekonomi tersebut akan meningkatkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Begitupun semakin tinggi rasio antara PAD dengan total penerimaan APBD maka tingkat Derajat Otonomi Fiskal Daerah adalah tinggi. Karena hakekatnya Otonomi Fiskal Daerah menggambar kemampuan Pemerintah Daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan melihat hal tersebut maka dalam penyusunan skripsi ini penulis memilih judul "ANALISIS PENGARUH TINGKAT PERKEMBANGAN EKONOMI DAERAH TERHADAP DERAJAT OTONOMI FISKAL DAERAH DI KOTA MAGELANG TAHUN ANGGARAN 1995/1996 - 1999/2000".
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain