Text
SKRIPSI ANALISIS DISPARITAS PENDAPATAN SEBELUM DAN SESUDAH PEMEKARAN DI KOTA MAGELANG
Di era otonomi daerah, banyak daerah ingin meningkatkan kualitas pelayanan publiknya, salah satunya dengan cara pemekaran wilayah. Kota Magelang adalah salah satu kota yang melakukan pemekaran wilayah dengan penambahan satu wilayah administrasi baru, yaitu Kecamatan Magelang Tengah. Namun setelah adanya pemekaran wilayah ini, maka terjadi penambahan satu kecamatan dan tiga kelurahan baru hasil pemecahan kelurahan lama. Pembentukan Kecamatan Magelang Tengah ditujukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan masyarakat di bidang pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Sejak Januari 2007, wilayah administrasi Kota Magelang terbagi menjadi tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Magelang Selatan, Kecamatan Magelang Tengah, dan Kecamatan Magelang Utara. Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis akan mengambil judul skripsi. "Analisis Disparitas Pendapatan Sebelum dan Sesudah Pemekaran di Kota Magelang". Dalam skripsi ini penulis untuk menyelidiki besarnya tingkat disparitas pendapatan sebelum dan sesudah pemekaran di Kota Magelang. Untuk mengetahui perbedaan tersebut maka penulis menggunakan analisis Indeks Williamson. Hasil penelitian diketahui bahwa ketimpangan pendapatan tertinggi terjadi pada tahun 2007 sebesar 0,23 dan ketimpangan pendapatan terendah terjadi pada tahun 2010 sebesar 0,10. Berdasarkan uji beda rata-rata pada tingkat kepercayaan 95% (a = 5%) diperoleh nilai thitung < ttabel, 0,571 < 0,765 maka Ho diterima dan Ha ditolak berarti tidak ada perbedaan disparitas pendapatan sebelum dan sesudah pemekaran di Kota Magelang.
Kata Kunci : Disparitas Pendapatan Sebelum Pemekaran dan Sesudah Pemekaran.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain