Text
SKRIPSI HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN SPESIALISASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI KECAMATAN MERTOYUDAN KABUPATEN MAGELANG
ABSTRAKSI
Produktivitas sering mengandung dua macam pengertian yaitu produktivitas tenaga kerja dan produktivitas modal. Pengertian yang pertama adalah menyangkut faktor manusia sedangkan yang termasuk pengertian kedua adalah menyangkut faktor-faktor seperti : peralatan, bahan baku, mesin, tanah dan sebagainya. Dari dua pengertiannya produktivitas di atas, produktivitas tenaga kerja adalah memegang peranan dominan dan menentukan serta sulit untuk diciptakan.
Hal ini dikarenakan manusia adalah makhluk sosial yang mempunyai perilaku dinamis, mempunyai pikiran, serta emosi yang tidak stabil. Salah satu ukuran-ukuran yang sering dipergunakan untuk menentukan keberhasilan organisasi adalah tingkat produktivitas, karena produktivitas merupakan rasio (perbandingan) antara keluaran (out put) dan masukan (input) yang terpakai.
Peningkatan produktivitas kerja pegawai dapat dilakukan dengan cara, antara lain latihan kerja, spesialisasi pekerjaan yang sesuai dengan bidangnya, peningkatan modal kerja, dan dapat juga diukur dengan tingkat pendidikan.
Dengan tingkat pendidikan yang tinggi, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan serta kecakapan dalam melakukan tugas pekerjaan kantor sesuai dengan program-program yang telah ditentukan. Untuk melaksanakan tugas organisasi tersebut seorang pegawai tidak mungkin bekerja sendiri, namun harus adanya kerjasama antar teman sejawat dalam mencapai tujuan organisasi atau instansi, maka dibutuhkan seorang pemimpin. Selain tingkat pendidikan yang dapat mempengaruhi peningkatan produktivitas adalah dengan suatu keahlian dalam suatu bidang pekerjaan yang khusus atau spesialisasi kerja.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain