Text
SKRIPSI PENGARUH MOTIVASI DAN KOMUNIKASI TERHDAP EFEKTIFITAS KERJA PEGAWAI (STUDI TENTANG EFEKTIFITAS KERJA PEGAWAI KECAMATAN MAGELANG UTARA KOTA MAGELANG)
ABSTRAKSI
Tujuan Negara Republik Indonesia, salah satunya adalah menciptakan masyarakat adil dan makmur bagi seluruh rakyatnya. Pemerintah Kecamatan sebagai bagian dari Negara Republik Indonesia juga ingin memakmurkan rakyat yang ada di wilayahnya disertai dengan usaha dan kerja keras dari seluruh aparaturnya. Camat sebagai pimpinan di wilayah kecamatan harus mampu berkomunikasi dengan baik untuk memberikan motivasi pada aparaturnya supaya dapat meningkatkan kemampuannya agar efektif dalam melakukan tugas-tugasnya Masalah dalam penelitian ini adalah: "apakah ada hubungan antara motivasi dan komunikasi dengan effektifitas kerjanya?", hipotesa dalam penelitian ini adalah: 1) Hipotesa mayor: Ada hubungan antara variabel motivasi dan variabel komunikasi dengan variabel effektifitas kerja pegawai; 2) Hipotesa minor: a) Ada hubungan yang positif antara variabel motivasi dengan variabel effetifitas kerja pegawai, b) Ada hubungan yang positif antara variabel komunikasi dengan variabel effektifitas kerja pegawai, c) Ada hubungan yang positif antara variabel motivasi dengan variabel komunikasi.
Dalam penelitian ini metode yang digunakan untuk menjaring data adalah metode observasi, wawancara, quesioner dan dokumentasi, sedangkan yang menjadi obyek penelitian adalah 25 orang pegawai Kecamatan Magelang Utara Kota Magelang sebagai sampel, sumber data yang digunakan yakni sumber data primer dan sumber data sekunder.
Analisa data yang kami gunakan adalah analisa data deskriptif kuantitatif, untuk menguji hipotesanya dipergunakan uji hipotesa korelasi product moment, korelasi partial, korelasi majemuk dan koefisien determinasi.
Hasil dari pengujian hipotesa adalah sebagai berikut: 1) Hasil hubungan antara variabel motivasi dengan variabel effektifitas kerja yakni 0,532, berarti hubungan keduanya cukup signifikan; 2) Hasil hubungan variabel komunikasi dengan variabel effektifitas kerja yakni 0,477, artinya hubungan kedua variable tersebut cukup signifikan; 3) Hasil hubungan antara variabel motivasi dan variabel komunikasi dengan variabel effektifitas kerja adalah 4,82, maka hubungan antar ketiga variabel adalah signifikan.
Hasil pengujian hipotesa dapat disimpulkan bahwa hubungan antar variabel motivasi, komunikasi dengan effektifitas kerja pegawai adalah murni dan signifikan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain