Text
PENGARUH JUMLAH MATA TUNAS DAN KETINGGIAN SAMBUNGAN PADA PERTUMBUHAN BIBIT DURIAN (Durio zibethinus, Murr.)
INTISARI
Penelitian mengenai pengaruh jumlah mata tunas dan tinggi sambung pada pertumbuhan tunas durian (Durio zibethinnus, Murr.), dilaksanakan pada bulan Juli-September 2015. Tempat penelitian di Desa Sumberan, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. Ketinggian tempat 415 m di atas permukaan laut.
Metode penelitian menggunakan percobaan faktorial dalam kurung 3x4 yang disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap dengan tiga ulangan. Faktor pertama jumlah mata tunas, yaitu 1, 2 dan 3 mata tunas. Faktor kedua tinggi sambungan, yaitu 5, 10, 15 dan 20 cm dari leher akar. Semakin banyak jumlah mata tunas dapat meningkatkan jumlah daun, luas daun, berat segar tunas dan berat kering tunas. Ketinggian sambungan direspon sama terhadap saat tumbuhnya tunas, tinggi tunas, rata-rata jumlah daun, luas daun, berat segar tunas dan berat kering tunas. Perbedaan jumlah mata tunas pada masing-masing ketinggian sambungan direspon sama terhadap saat tumbuhnya tunas, tinggi tunas, rata-rata jumlah daun, luas daun, berat segar tunas dan berat kering tunas.
Kata kunci: durian, jumlah mata tunas, tinggi sambungan.
Tugas akhir belum ada. Mohon kepada penulis untuk mengirim ulang ke perpustakaan@untidar.ac.id
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain