Text
SKRIPSI ANALISIS POTENSI EKONOMI KAITANNYA DENGAN PRIORITAS PEMBANGUNAN DAERAH KOTA MAGELANG PERIODE 1997-2001
Undang-undang Nomor 22 tahun 1999 secara tegas menyatakan bahwa semua urusan pemerintahan diserahkan ke daerah kecuali kewenangan dalam politik luar negari, pertahanan keamanan, keadilan, moneter dan fiskal, agama, serta perencanaan nasional. Dengan demikian daerah akan mendapatkan kewenangan yang sangat besar dalam penyelenggaraan pemerintah dan konsekuensi logis dari kebijakan itu adalah daerah dituntut unluk lebih menyiapkan diri dan pemerintah pusat harus telah menyerahkan kewenangannya pada daerah.
Sumber-sumber penerimaan daerah yang tercermin dalam Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) akan sangat menentukan prioritas pembangunan yang akan dilaksanakan. Hal ini dikarenakan pembiayaan pembangunan daerah harus dibiayai oleh daerah itu sendiri tanpa bersandar berlebihan pada pemerintah pusat. Sebagai konsekuensi logis, maka daerah dituntut untuk beusaha keras mencari peluang, strategi menggali dan mengembangkan potensi-potensi ekonomi yang dimiliki untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna membiayai prioritas pembangunan daerah.
Demikian pula dengan pemerintah Kota Magelang yang selalu berusaha meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, melalui pengembangan potensi ekonomi daerah baik sektor ekonomi yang telah meberikan sumbangan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) ataupun yang belum. Dari sembilan sektor yang ada selama ini, sektor yang dominan dalam meningkatkan perkonomian daerah Kota Magelang adalah sektor perdagangan, sektor jasa,, sektor pengangkutan dan komunikasi, serta bangunan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain