Text
SKRIPSI KOHERENSI ANTAR KALIMAT DALAM ANTOLOGI CERPEN BUNGA TABUR TERAKHIR KARYA GM. SUDARTA DAN PEMBELAJARANNYA DI SMA
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pesetra didik yang kurang memperhatikan aspek kepaduan makna dalam memadukan kalimat. Makna kalimat dalam satu paragraf masih belum padu karena tidak ada hubungan semantis antarkalimat dalam satu paragraf. Penelitian ini mengkaji koherensi antarkalimat yang terdapat pada antologi cerpen Bunga Tabur Terakhir karya GM. Sudarta.
Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah (1) apa sajakah koherensi antarkalimat yang terdapat dalam antologi cerpen Bunga Tabur Terakhir karya GM. Sudarta, (2) bagaimanakah implementasi pengajaran koherensi dalam antologi cerpen Bunga Tabur Terakhir karya GM. Sudarta di SMA. Tujuan penelitian ini adalah (1) memperoleh deskripsi koherensi antarkalimat yang terdapat dalam antologi cerpen Bunga Tabur Terakhir karya GM. Sudarta, (2) menghasilkan rancang bangun pembelajaran koherensi dalam antologi cerpen Bunga Tabur Terakhir karya GM. Sudarta di SMA.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu (1) pengertian waacana, (2) pengertian cerpen, (3) pengertian koherensi, (4) jenis-jenis koherensi, dan (4) pengajaran koherensi di SMA. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan sumber data antologi cerpen Bunga Tabur Terakhir karya GM. Sudarta. Data penelitian ini adalah kalimat-kalimat yang memiliki hubungan koherensi antarkalimat. Metode dan teknik penyediaan data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode simak dan teknik catat. Analisis data menggunakan metode agih dengan teknik dasar BUL.
Pada penelitian ini ditemukan 15 jenis koherensi antarkalimat yang ada dalam antologi cerpen Bunga Tabur Terakhir yaitu (1) hubungan sebab-akibat, (2) hubungan sarana-hasil, (3) hubungan alasan-sebab, (4) hubungan sarana-tujuan, (5) hubungan latar-kesimpulan, (6) hubungan kelonggaran-hasil, (7) hubungan syrat-hasil, (8) hubungan perbandingan, (9) hubungan parafrastis, (10) hubungan amplikatif, (11) hubungan aditif waktu, (12) hubungan aditif non waktu, (13) hubungan identifikasi, (14) hubungan generik-spesifik, dan (15) hubungan ibarat.
Hasil penelitian ini dapat digunakan dalam pembelajaran cerpen. Hasil penelitian ini sesuai dalam pembelajaran bahasa Indonesia kelas XII semester 2 pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Kompetensi dasaryang sesuai adalah 11.2 menentukan kalimat kesimpulan (ide pokok) dari berbagai pola paragraf induksi, deduksi dengan membaca intensif
Simpulan dari penelitian ini bahwa di dalam antologi cerpen Bunga Tabur Terakhir terdapat 15 jenis koherensi antarkalimat. Pemanfaatan penelitian ini bagi guru dapat dimanfaatkan sebagai pegangan dan tambahan materi ajar khususnya tentang koherensi antarkalimat dalam cerpen, selain bagi guru, hasil penelitian penelitian ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan pada siswa tentang koherensi antarkalimat.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain