Text
SKRIPSI PENGUNAAN STRATEGI TINDAK TUTUR PADA STAND UP COMEDY SERTA PENYUSUNAN BAHAN AJAR BERBICARA DI SMA
Latar belakang dalam penelitian ini adalah penggunaan strategi tindak tutur yang digunakan oleh komika dalam pertunjukkan stand up comedy. Macam-macam strategi tindak tutur digunakan oleh komika untuk menyusun sebuah naskah stand up comedy. Stand up comedy merupakan komedi tunggal yang menuntut komika mampu untuk berpikir cerdas dalam menyusun naskah supaya membuat penonton tertawa. Rumusan masalah dalam penelitian ini ialah (1) apakah strategi tindak tutur yang terdapat pada stand up comedy, (2)bagaimana hasil strategi tindak tutur yang terdapat pada stand up comedy sebagai bahan ajar di SMA. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk (1) hasil deskripsi strategi tindak tutur yang terdapat pada stand up comedy, (2) menghasilkan bahan ajar strategi tindak tutur yang terdapat pada stand up comedy di SMA. Penelitian ini menggunakan teori strategi, teori pragmatik, teori tindak tutur dan teori stand up comedy. Dari teori yang dijabarkan maka digunakan jenis penelitian kualitatif dengan dengan sumber data transkrip video stand up comedy milik Abdur, Dodit Mulyanto, David Murdiyanto. Data penelitian diperoleh dari kata, frasa, klausa, atau kalimat yang mengandung strategi tindak tutur. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan metode simak kemudian dilanjutkan dengan metode catat. Analisis data menggunakan metode padan. Dari 10 video stand up comedy yang digunakan dalam penelitian, ditemukan 20 data mengenai strategi tindak tutur yakni 1 strategi superioritas, 2 strategi inkongruitas, 1 strategi kejutan, 2 strategi kebahasaan, 8 strategi pelecehan, dan 6 strategi berlebih-lebihan. Objek peneltian ini sesuai dengan materi pembelajaran di SMA berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Standar Kompetensi (SK) yang digunakan ialah silabus pada kelas X semester ganjil yaitu 2. mengungkapkan pikiran, perasaan, dan informasi melalui kegiatan berkenalan, berdiskusi, dan bercerita. Kompetensi dasar yang digunakan ialah 2.3. menceritakan berbagai pengalaman dengan pilihan kata dan ekspresi yang tepat. Selama proses pembelajaran, guru tidak hanya menggunakan media buku paket, tetapi guru dapat menggunakan media video stand up comedy dan strategi tindak tutur.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain