Text
SKRIPSI KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA WANITA DAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL PEREMPUAN BERKALUNG SORBAN KARYA ABIDAH EL KHALIEQY DAN PEMBELAJARANNYA DI SMA
Latar belakang penelitian ini adalah kepribadian tokoh wanita di dalam novel Perempuan Berkalung Sorban yang sarat akan nilai-nilai pendidikan karakter sehingga layak untuk diteladani oleh generasi muda dan dapat dijadikan sebagai alternatif bahan pembelajaran sastra di SMA. Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini adalah bagaimana kepribadian dan nilai pendidikan karakter apa sajakah yang terdapat dalam novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khaelaqy. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1) kepribadian tokoh utama wanita, (2) macam-macam nilai pendidikan karakter, dan (3) rancang bangun pembelajaran novel Perempuan Berkalung Sorban karya Abidah El Khalieqy di SMA.
Metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data penelitian adalah novel Perempuan Berkalung Sorban yang diterbitkan Arti Bumi Intaran pada tahun 2008. Data yang berupa kutipan kalimat novel. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik catat. Objek penelitian ini adalah sikap/perilaku tokoh-tokoh dalam novel tersebut serta rancang bangun pembelajarannya. Analisis data yang digunakan mengikuti konsep yang diberikan oleh Miles dan Huberman yang dilakukan secara interaktif dan berlangsung secara terus menerus sampai tuntas sehingga datanya sudah jenuh.
Hasil penelitian ini: (1) kepribadian tokoh utama wanita novel Perempuan Berkalung Sorban pada masa anak gadis kecil (prapuber) meliputi peningkatan aktivitas dan masa kritis. Pada proses identifikasi, tokoh utama mengidentifikasikan diri terhadap orang yang dikaguminya, seperti pahlawan perempuan pejuang Islam, istri Nabi, Maimunah, dan Maryam. Pada masa adolesens, tokoh utama menemukan arah tujuan hidup, memiliki pendirian, lebih mengerti kondisinya, dan memiliki pola hidup. Sifat khas perempuan pada tokoh meliputi sifat keindahan, rendah hati, dan memelihara. (2) Novel Perempuan Berkalung Sorban banyak mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, di antaranya berupa nilai religius, nilai etika/moral, nilai sosial, dan nilai estetika. Hal tersebut tercermin dalam ucapan, tingkah laku, pemikiran tokoh-tokoh dalam novel, serta simbol-simbol budaya yang menjadi latar novel. (3) Rancang bangun pembelajaran novel Perempuan Berkalung Sorban di SMA dilakukan dengan tiga tahap, yakni perencanaan, pelaksanaan, dan refleksi. Pada tahap refleksi, guru menganalisis dan merenungkan proses pelaksanaan pembelajaran, menganalisis hasil evaluasi belajar siswa, mem-buat soal remidi dan materi pengayaan jika diperlukan, dan menyusun rencana perbaikan atau penyempurnaan untuk pembelajaran mendatang.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain