Text
SKRIPSI PENGARUH PEMBERIAN DOSIS HERBISIDA PRA-TUMBUH (AGRISTAR) DAN PASCA-TUMBUH (POLARIS) TERHADAP PERTUMBUHAN GULMA PADA BUDIDAYA PADI (ORYZA SATIVA) VARITAS IR 64 TANPA OLAH TANAH
INTISARI
Penelitian berjudul Pengaruh Dosis Herbisida Pratumbu (Agristar) dan Pasca-tumbuh (Polaris) Terhadap Pertumbuhan Gulma Pada Budidaya Padi (Oryza sativa, L.) Varietas IR 64 Tanpa Olah Tanah telah dilaksanakan pada tanggal 22 Mei sampai dengan 22 September 1999 di Desa Banyudono, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa
Tengah dengan ketinggian tempat 486 m di atas permukaan laut, dengan jenis tanah regosol dan pH tanah 6,0. Penelitian menggunakan percobaan faktorial (4x4) dengan rancangan acak kelompok lengkap yang terdiri dari tiga ulangan. Faktor pertama dosis herbisida Agristar yaitu 0, 2, 3, dan 4 1/ha, dan faktor kedua
dosis herbisida Polaris yaitu 0, 4, 6, dan 8 1/ha.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan dosis herbisida Agristar meningkatkan daya kendali her- bisida 7, 21, dan 42 hst, nilai keracunan tanaman mulai dosis 1, 116 1/ha, tinggi tanaman, persentase berat kering tanaman, berat gabah kering per petak, dan berat 1000 butir gabah kering mulai dosis 1,216 1/ha. Peningkatan dosis herbisida Polaris meningkatkan daya kendali herbisida 7, 21, dan 42 hst, nilai keracunan tanaman mulai dosis 2,372 1/ha, persentase berat kering tanaman, berat gabah kering per petak, dan berat 1000 butir gabah kering. Interaksi antara dosis herbisida Agristar dan dosis herbisida Polaris terjadi pada nilai penutupan gulma 7 hst dan daya kendali herbisida 7, 21, dan 42 hst. Berat 1000 butir gabah kering sangat dipengaruhui oleh tinggi tanaman padi dan persentase anakan produktif tanaman padi. Spesies gulma yang dominan Commelina diffusa Brum, Alternanthera sessilis dan Fimbristylis littoralis Gaudich.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain