Text
SKRIPSI PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR DAN JARAK TANAM TERHADAP HASIL TANAMAN BUNCIS (Phaseolus vulgaris, L.) VARITAS PRANCIS
INTISARI
Penelitian tentang pengaruh frekuensi pemberian pupuk organik cair dan jarak tanam terhadap hasil tanaman Buncis (Phaseolus vulgaris, L.) varietas Prancis telah dilakukan pada bulan Januari sampai Maret 2016 di Desa Selomoyo, Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang, ketinggian tempat 710 m di atas permukaan laut, jenis tanah latosol dengan pH 6,5. Penelitian dilaksanakan menggunakan rancangan faktorial (3 kali 3) yang disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap, terdiri dari tiga kali ulangan. Faktor pertama yaitu frekuensi pemberian pupuk organik cair 1, 2, dan 3 kali dalam periode tanam. Faktor kedua yaitu jarak tanam 20 cm kali 30 cm, 20 cm kali 40 cm, dan 20 cm kali 50 cm.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi pemberian pupuk organik cair tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Perlakuan jarak tanam berpengaruh sangat nyata pada tinggi tanaman, jumlah bunga per tanaman, total polong yang terbentuk per tanaman, berat segar polong per tanaman, berat segar brangkasan per tanaman, dan berat kering brangkasan per tanaman. Perlakuan jarak tanam berpengaruh nyata pada panjang akar. Terjadi interaksi antara frekuensi pemberian pupuk organik cair danjarak tanam terhadap tinggi tanaman dan berat segar polong per tanaman.
Kata kunci : Buncis prancis, frekuensi, jarak tanam, pupuk organik
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain