Text
SKRIPSI ANALISIS TRANSIENT GELOMBANG PETIR PADA SALURAN TRANSMISI 150 KV DENGAN PEMROGRAMAN EMTP
Pada sistem tenaga listrik sebagian besar yang mengalami gangguan adalah pada Saluran Udara Tegangan Tinggi disingkat SUTT, gangguan yang terjadi pada saluran transmisi bertegangan 150 kV atau lebih disebabkan oleh petir, yang menyebabkan terjadinya percikan bunga api (flashover) pada isolator. Tegangan lebih transien yang terjadi pada suatu sistem dapat disebabkan oleh faktor petir atau ditimbulkan dari dalam oleh kerja penyaklaran (switching). Petir sangat erat hubungannya dengan pelepasan arus yang besar (kadang mencapai ± 200 kA ke obyek yang ditanahkan. Kenaikan arus sambaran petir yang mencapai tegangan puncak dalam waktu dengan perubahan dari lebih rendah yaitu mikrodetik ke 10 atau 20 mikrodetik, dan kemudian akan mencapai ratusan mikrodetik
Sambaran petir langsung pada kawat fasa maupun sambaran petir pada menara dengan mengunakan Electromagnetic Transient Program (EMTP) sebagai perangkat lunak simulasi. Pengkajian dilakukan untuk bentuk gelombang arus petir standar. Pada simulasi sambaran petir tersebut, diamati bentuk gelombang tegangan lebih yang terjadi disepanjang saluran utama, mulai dari sisi kirim sampai sisi terima. dan diperhatikan pula tanggapan saluran terhadap tegangan lebih tersebut. Nilai arus petir yang diinjeksikan yaitu sebesar 40kA dan 60kA dengan gelombang standar 1,2/50 μs (IEC).
Sebelum terjadi sambaran keadaan sistem dalam keadaan seimbang (stedy state), setelah terjadi sambaran sestem mengalami transien dengan puncak gelombang tertentu yang dapat menyebabkabkan gangguan pada sistem.Terjadinya gelombang ini karena sistem dari keadaan stedy state kemudian menerina injecsi arus yang cukup besar.
Besarnya arus petir disalah satu titik 40 kA dan 60 kA menimbulkan tegangan puncak pada kawat fasa sebesar 2.4070 kV, dan 2.0917 kV. Sedangkan pada fasa lain lebih kecil dari nilai tersebut, arus puncak yaang dihasilkan petir 40 kA, dan 60 kA,1.2 per 50µs adalah sebesar 9.4880kA, dan 1.1117 kA. tegangan puncak pada fasa disisi terima akibat sambaran petir di saluran adalah sebesar 5.8794 kV, sedangkan pada fasa lain lebih kecil dari nilai tersebut.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain