Text
SKRIPSI TANGGAP HASIL KEDELAI (Glycine max (L) Merrill) VARIETAS SLAMET PADA TANAH GAMBUT TERHADAP DOSIS SP-36 DAN RHIZO-PLUS
INTISARI
Penelitian mengenai tanggap hasil kedelai (Glycine max (L) Merrill) varietas Slamet pada tanah gambut terhadap dosis SP-36 dan Rhizo-plus telah dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 1999 hingga 23 Juni 1999 di Desa Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah dengan ketinggian tempat 371 m di atas permukaan laut. Penelitian dilaksanakan dalam rumah plastik, menggunakan metode faktorial (3 x 3) dengan rancangan acak lengkap, terdiri dari lima ulangan. Faktor pertama yaitu dosis SP-36, terdiri dari 25, 50 dan 75 kg/ha. Faktor kedua yaitu dosis Rhizo-plus, terdiri dari 15, 30 dan 45g/8 kg benih.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggap hasil kedelai per tanaman masih mengalami peningkatan jumlah polong isi, berat 100 butir biji, berat biji, jumlah bintil akar setelah panen, berat bintil akar setelah panen, dan penurunan jumlah polong hampa, pada peningkatan dosis SP-36 hingga 75 kg/ha. Tanggap hasil kedelai per tanaman juga menunjukkan peningkatan jumlah polong isi, berat 100 butir biji, berat biji, jumlah bintil akar setelah panen, berat bintil akar setelah panen, dan penurunan jumlah polong hampa, pada peningkatan dosis Rhizo-plus hingga 45 g/8 kg benih. Interaksi antara dosis SP-36 dan Rhizo-plus tidak menunjukkan perbedaan terhadap hasil kedelai per tanaman pada seluruh parameter pengamatan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain