Text
PENGARUH DOSIS DAN SAAT APLIKASI HERBISIDA TERHADAP HASIL TUMPANGSARI JAGUNG (Zea mays, L) DENGAN KEDELAI (Glycine max, L. Merrill) TANPA OLAH TANAH
INTISARI
Penelitian tentang pengaruh dosis dan saat aplikasi herbisida terhadap hasil tumpangsari tanaman jagung (Zea mays,L) dengan kedelai (Glycine max,L.Merrill) tanpa olah tanah telah dilaksanakan sejak tanggal 19 Desember 1998 sampai dengan 25 Maret 1999 di Desa Mudal, Kecamatan Purworejo, Kabupaten Purworejo. Jenis tanah alluvial dengan pH 6,2 dan ketinggian tempat 63 meter di atas permukaan laut.
Metode penelitian yang digunakan yaitu Faktorial yang disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap dengan tiga ulangan. Faktor pertama dosis herbisida terdiri dari 0, 4, 5, 61 per ha. Faktor kedua saat aplikasi terdiri dari bersamaan tanam, enam hari sebelum tanam, dua belas hari sebelum
tanam.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis herbisida meningkatkan secara kuadratik terhadap semua parameter pengamatan kecuali jumlah polong hampa per tanaman kedelai pada sistem tumpangsari. Semakin lama waktu aplikasi herbisida akan meningkatkan secara kuadratik terhadap berat biji jagung kering per meter persegi, hasil energi biji dan berat 1000 biji kedelai kering. Tetapi tidak memberikan pengaruh terhadap tinggi tanaman jagung/ kedelaŃ–, luas daun jagung, berat tongkol jagung, berat 1000 biji jagung kering, jumlah polong isi/ hampa tanaman kedelai dan berat biji kedelai. kering per meter persegi. Kombinasi perlakuan dosis dan saat aplikasi herbisida pada sistem tumpangsari tidak memberikan pengaruh terhadap semua parameter.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain