Text
SKRIPSI PENGARUH NOMOR RUAS UNTUK BATANG ATAS DAN BENTUK PENYAMBUNGAN TERHADAP KEBERHASILAN PENYAMBUNGAN TANAMAN JERUK (Citrus nobillis)
INTISARI
Penelitian tentang pengaruh nomor ruas untuk batang atas dan bentuk penyambungan terhadap keberhasilan penyambungan tanaman jeruk dalam kurung Citrus nobilis telah dilaksanakan sejak tanggal 8 Oktober 2001 sampai dengan 8 Januari 2002. Tempat penelitian di Balai Benih Induk Salaman, Magelang, Jawa Tengah. Ketinggian tempat 296 meter dari permukaan laut, jenis tanah latosol, pH tanah sekitar 6, dengan curah hujan rata-rata 2500-3000 mm garis miring tahun.
Metode penelitian yang digunakan yaitu faktorial dalam kurung 3 kali 2 dengan rancangan acak lengkap dengan lima ulangan. Faktor pertama adalah nomor ruas yaitu nomor ruas 2, nomor ruas 4, dan nomor ruas 6. Faktor kedua bentuk sambungan yaitu bentuk sambung baji dan bentuk sambung miring.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa entres dengan nomor ruas 2, 4,dan 6 menunjukkan pengaruh yang sama terhadap semua parameter. Bentuk sambungan baji dan bentuk sambungan miring juga menunjukkan pengaruh yang sama terhadap semua parameter. Demikian pula perbedaan nomor ruas direspon sama pada masing-masing bentuk sambungan. Persentase tumbuh yang tertinggi dicapai oleh perlakuan ruas nomor 6 dengan bentuk sambungan miring, ruas nomor 4 dengan bentuk sambungan baji dan miring. Ruas nomor 4 dan 6 dengan bentuk sambungan baji dan miring mencapai persentase tunas dorman yang tertinggi. Sedangkan untuk ruas nomor 2 dengan bentuk sambungan miring memiliki persentase tunas dorman yang terendah.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain