Text
SKRIPSI ANALISIS KELEMBAPAN RELATIF RUANG INKUBATOR TERHADAP KAPASITAS AIR PADA NAMPAN MESIN PENETAS
Kebutuhan masyarakat terhadap unggas meningkat, sehinggajumlah tetasan unggas harus ditingkatkan. Penetasan telur secara alami tidak dapat memenuhi kebutuhan tersebut, sehingga diperlukan penetasan telur dengan mesin penetas yang mampu menetaskan telur dalam jumlah dan waktu tetas yang dapat ditentukan. Selama proses penetasan berlangsung, mesin penetas harus dapat menggantikan tugas induk mengatur posisi, suhu, dan tingkat kelembapan telur tetas. Mesin penetas sederhana menggunakan air untuk menjaga kelernbapan. Banyak peternak mengatur kelembapan tersebut dengan cara merubah kapasitas air. Olch sebab itu, dalam kegiatan ini penulis meneliti pengaruh kapasitas air texhadap kelembapan relatif ruang inkubator. Sebagai alat penelitian, penulis membuat mesin penetas dengan kapasitas 120 butir telur dan mengujinya dengan 60 butir telur ayam. Dari telur tersebut, terdapat 50 butir telur dibuahi dan 46 butir diantaranya menetas. Penelitian ini menghasilkan kelembapan relatif yang berkisar antara 82-84%, sehingga diambil kesimpulan bahwa, kapasitas air dianggap tidak berpengaruh kepada kelembapan relatif ruang inkubator.
Kata kunci: mesin penetas, inkubator, kelembapan, kelembapan rclatit: suhu
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain