Text
SKRIPSI PENDEKATAN MIKROSTRUKTURAL DAN MAKROSTRUKTURAL PADA ALBUM LAGU "BEST OF BEST" KARYA EBIET G. ADE SEBAGAI BAHAN AJAR KEBAHASAAN DI SMA
ABSTRAK
Khamimah. 1420301150. Skripsi 2018. Pendekatan Mikrostruktural dan Makrostruktural Pada Album Lagu "Best of The Best" Karya Ebiet G. Ade Sebagai Bahan Ajar di SMA.
Peneliti memilih album "Best of The Best" karya Ebiet G. Ade untuk diteliti karena lirik-lirik lagu dalam album tersebut banyak mengandung aspek kohesi serta konteks situasi dan sosial budaya. Oleh sebab itu, peneliti ingin meneliti album tersebut dengan menggunakan pendekatan mikrostruktural dan makrostruktural. Selain itu, lirik-lirik lagu dalam album tersebut dapat dijadikan sebagai bahan ajar kebahasaan di SMA. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) wujud kohesi gramatikal dan leksikal, (2) konteks situasi dan sosial budaya, (3) bentuk bahan ajar kohesi gramatikal dan leksikal dalam lirik lagu Untuk Kita Renungkan, Kupu-Kupu Kertas, Masih Ada Waktu, Elegi Esok Pagi, dan Nyanyian Rindu pada album "Best of The Best" karya Ebiet G. Ade. Untuk mencapai tujuan penelitian, digunakan teori-teori yang relevan. Data penelitian ini berupa lirik lagu yang berpenanda kohesi serta konteks situasi dan sosial budaya yang diperoleh dengan metode simak dan teknik catat. Setelah data terkumpul, data dianalisis dengan menggunakan metode agih dan padan, serta teknik BUL (Bagi Unsur Langsung). Metode agih digunakan untuk menganalisis aspek kohesi, sedangkan metode padan digunakan untuk menganalisis konteks situasi dan sosial budaya. Berdasarkan penelitian ini menunjukkan bahwa analisis mikrostruktural pada album tersebut ditemukan penanda kohesi. Penanda kohesi tersebut berupa pengacuan (referensi), penyulihan (substitusi), pelesapan (elipsis), perangkaian (konjungsi), pengulangan (repetisi), padan kata (sinonimi), lawan kata (antonimi), sanding kata (kolokasi), dan kesepadanan (ekuivalensi). Adapun analisis makrostruktural pada album tersebut mengandung konteks situasi dan sosial budaya sebagai berikut: (1) Lirik lagu. Untuk Kita Renungkan diciptakan oleh Ebiet G. Ade dengan latar belakang terjadinya bencana berupa meletusnya gunung Galunggung di Tasikmalaya pada tahun 1982; (2) Lirik lagu Kupu-Кири Kertas diciptakan oleh Ebiet dengan latar belakang adanya lokalisasi di daerah Kramat Tunggak yang mencapai puncak kejayaan dan menjadi lokalisasi terbesar se-Asia Tenggara; (3) Lirik lagu Masih Ada Waktu diciptakan oleh Ebiet dengan latar belakang terjadinya kecelakaan Kereta Api di Bintaro tahun 1987 yang merenggut banyak korban Jiwa; (4) Lirik lagu Elegi Esok Pagi diciptakan oleh Ebiet dengan latar belakang pengalaman masa mudanya dulu yang mencintai seorang gadis; dan (5) Lirik lagu Nyanyian Rindu diciptakan oleh Ebiet dengan latar belakang kerinduan terhadap puteri kecilnya ketika Ebiet berada di pulau Bali dan jauh dari puterinya. Hasil analisis kohesi gramatikal dan leksikal digunakan sebagai bahan ajar kebahasaan di kelas XII SMA sesuai dengan Kurikulum 2013 Kompetensi Dasar (KD) 3.4 Menganalisis kebahasaan cerita atau novel sejarah, dan KD 4.4. Menulis cerita sejarah pribadi dengan memerhatikan kebahasaan.
Kata Kunci: Lirik Lagu, Kohesi, Konteks Situasi dan Sosial Budaya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain