Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS PROGRAM DESA YANG DIDANAI OLEH APBN (DANA DESA) TAHUN 2016 DI DESA BANJARSARI, KECAMATAN GRABAG, KABUPATEN MAGELANG
ABSTRAK
EFEKTIVITAS PROGRAM DESA YANG DIDANAI OLEH APBN (DANA DESA) TAHUN 2016 DI DESA BANJARSARI, KECAMATAN GRABAG, KABUPATEN MAGELANG
KHIKMAH WULANDARI (1410201094)
Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tidar.
Latar belakang masalah penelitian ini adalah masih banyak sarana dan prasarana yang kurang memadai dan Sumber Daya Manusia (SDM) perangkat desa dan Perlindungan Masyarakat (LINMAS) yang masih kurang. Sehingga masih memerlukan banyak dana untuk memperbaikinya, salah satunya yaitu APBN (Dana Desa).
Penelitian ini dilakukan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis efektivitas program desa yang didanai oleh APBN (dana desa) tahun 2016 di Desa Banjarsari Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang (2) mengetahui faktor-faktor penunjang dan penghambat program.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan datanya adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 19 orang yang terdiri dari pelaksana program dan sasaran program dengan menggunakan teknik Purposive Sampling. Teknik analisa data yang digunakan adalah analisis data model interaktif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan program desa yang didanai oleh APBN (dana desa) tahun 2016 di Desa Banjarsari Kecamatan Grabag Kabupaten Magelang sudah berjalan secara efektif, yaitu pelaksanaan program desa yang tepat sasaran, tepat waktu, tujuannya tercapai, memberikan perubaha nyata dan semua pihak yang terlibat paham terhadap program desa tersebin. Faktor penunjang efektivitas program desa ini yaitu: Faktor komunikasi yaitu proses penyampaian informasinya jelas, dan konsisten sehingga dapat diterima, dipahami dan tidak membingungkan pelaksana program. Faktor disposisi yaitu pelaksana program mempunyai dedikasi tinggi terhadap pekerjaan dan dimotivasi dengan pemberian insenif, dan Faktor struktur organisasi yaitu adanya penetapan standar dan jadwal yang dilakukan oleh pelaksana secara jelas dan terdapat pihak-pihak yang berkaitan dalam pelaksanaan program. Untuk faktor penghambatnya adalah Faktor sumber daya yaitu masih adanya Sumber Daya manusia (SDM) Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) yang kurang dalam menggunakan komputer dan sarana-prasarana yang mendukung masih perlu untuk ditambah.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain