Text
SKRIPSI RANCANG BANGUN PURWARUPA SISTEM PENYIRAMAN TANAMAN DI TAMAN BERBASIS MIKROKONTROLER AVR ATMEGA16
INTISARI
Penyiraman merupakan suatu hal yang tidak dapat dilepaskan dalam memelihara tanaman agar tetap tumbuh dengan subur. Kebutuhan air yang cukup merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman. Perkembangan teknologi saat ini menawarkan perubahan sistem penyiraman tanaman yaitu dari sistem penyiraman konvensional menjadi sistem penyiraman tanaman secara otomatis yang dikendalikan menggunakan mikrokontroler. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang dan membuat sistem penyiraman tanaman yang dikendalikan menggunakan mikrokontroler ATmega16. Sensor kelembaban tanah digunakan sebagai alat deteksi kondisi ada tidaknya air dalam tanah dan berfungsi sebagai masukan perintah yang akan diolah oleh mikrokontroler ATmega16 untuk menentukan keputusan perintah penyiraman, relay digunakan sebagai saklar perintah yang dikendalikan oleh mikrokontroler ATmega16, solenoid valve berfungsi sebagai katup elektromagnetik yang dikendalikan relay dan nozzle sebagai keluaran air. Tampilan kondisi perintah penyiraman dapat dilihat dalam Liquid Crystal Display (LCD).
Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa sensor kelembaban tanah pada 4 titik lokasi penyiraman dapat beroperasi melakukan proses deteksi kondisi media tanam kering dan basah, sehingga membuat relay dan solenoid valve dapat berkerja dalam proses perintah penyiraman. Beroperasinya sistem penyiraman yaitu setiap sensor hanya akan mempengaruhi satu solenoid valve. LCD dapat memberikan informasi sesuai dengan titik lokasi perintah penyiraman. Proses penyiraman pada setiap titik didapatkan hasil rata-rata waktu yaitu titik 1 selama 4,06 detik, titik 2 selama 5,26 detik, titik 3 selama 10,08 detik, dan titik 4 selama 15,29 detik.
Kata kunci: Penyiram Tanaman, Mikrokontroler AVR ATmega16, Solenoid Valve.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain