Text
SKRIPSI PENGARUH PEMBERIAN MULSA ORGANIK DAN SAAT PEMBERIAN PUPUK NPK 15:15:15 TERHADAP HASIL TANAMN BABY BUNCIS (PHASEOLUS VULGARIS, L.) VARITAS PERANCIS
INTISARI
Penelitian tentang pengaruh pemberian mulsa organik dan saat pemberian pupuk NPK 15:15:15 terhadap hasil tanaman Baby Buncis (Phaseolus vulgaris, L.) varitas Perancis telah dilakukan pada 26 Januari hingga 28 Maret 2017. Lokasi penelitian di Desa Windusari, Kecamatan Windusari, Kabupaten Magelang. Lokasi penelitian memiliki ketinggian tempat 450 m di atas permukaan laut dan jenis tanah latosol dengan pH 6,5.
Penelitian dilaksanakan menggunakan percobaan faktorial (3x3) yang disusun dalam rancangan acak kelompok lengkap dan diulang tiga kali. Faktor pertama, macam mulsa, yaitu tanpa mulsa, mulsa jerami dan mulsa daun bambu. Faktor kedua, saat pemberian NPK (15:15:15), yaitu 5 dan 10 hst, 10 dan 15 hst, 15 dan 20 hst.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mulsa jerami memberikan jumlah polong per tanaman yang lebih banyak, berat segar polong per tanaman yang lebih berat dan panjang polong per tanaman yang lebih panjang. Saat pemberian pupuk NPK (15:15:15) pada 15 dan 20 hst memberikan panjang polong per tanaman yang lebih panjang. Tanaman buncis merespon sama terhadap perlakuan macam mulsa pada saat pemberian pupuk NPK (15:15:15) yang berbeda pada seluruh parameter.
Kata kunci: Mulsa, Saat Pemberian Pupuk, NPK, Baby Buncis.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain