Text
SKRIPSI ANALISIS PENGARUH PAJAK DAERAH, RETRIBUSI DAERAH DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) DI KABUPATEN MAGELANG TAHUN 2006-2015
PAD sebagai salah satu penerimaan daerah, mencerminkan tingkat kemandirian daerah. Semakin besar PAD maka menunjukkan bahwa daerah itu mampu melaksanakan desentralisasi fiskal dan ketergantungan terhadap pemerintah pusat berkurang. Penelitian " Analisis Pengaruh Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan Jumlah Penduduk Terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Magelang Periode Tahun 2006-2015" bertujuan untuk mengetahui pengaruh pajak daerah, retribusi daerah dan jumlah penduduk terhadap penerimaan pendapatan asli daerah di kabupaten Magelang pada kurun waktu 2006 sampai 2015. Alat analisis yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan tingkat kemaknaan 5% untuk setiap uji statistik serta menggunakan Uji F yang digunakan untuk mengetahui hasil hipotesis secara simultan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder, pengumpulan data yang berkaitan dengan Pendapatan Asli Daerah dalam kurung PAD, pajak daerah, retribusi daerah dan jumlah penduduk diperoleh dari BPS Kabupaten Magelang. Pada penilitian ini menunjukan bahwa variabel pajak daerah berpengaruh negatif signifikan terhadap pendapatan asli daerah dalam kurung PAD sebesar t hitung dalamkurung negatif 3,083302 lebih dari t tabel dalam kurung 2,262. Variabel retribusi berpengaruh positif terhadap pendapatan asli daerah dalam kurung PAD sebesar t hitung dalam kurung 3,645019 lebih dari t tabel dalam kurung 2,262. Variabel jumlah penduduk tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah dalam kurung PAD di karenakan t hitung dalam kurung 0,380965 kurang dari t tabel dalam kurung 2,262. Dan untuk uji f dalam Penelitian ini telah menunjukkan bahwa variabel independen secara bersama mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen. Hipotesis penelitian menunjukkan bahwa variabel pajak daerah, retribusi daerah dan jumlah penduduk secara bersamasama mempunyai pengaruh signifikan terhadap PAD di Kabupaten Magelang.Sedangkan untuk hasil Koefesien Determinasi dalam kurung R2 Pendapatan Asli Daerah dalam kurung PAD mampu dijelaskan oleh vaiabel pajak daerah, retribusi daerah dan jumlah penduduk hingga 70,17 persen. Sedangkan sisanya 29,29 persen telah dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diteliti. Kesimpulan dari penelitian ini adalah variabel pajak daerah, retribusi daerah dan jumlah penduduk berpengaruh besar terhadap variabel Pendapatan Asli Daerah dalam kurung PAD di Kabupaten Magelang. Kata Kunci: Pajak Daerah, Retribusi Daerah dan Jumlah Penduduk, PAD.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain