Text
LKP PERBAIKAN SISTEM TRANSMISI TOYOTA KIJANG INNOVA DI SEMI MOTOR MAGELANG
Tujuan dari laporan praktik kerja lapangan ini untuk mengkaji mengenai kontruksi, cara kerja, gangguan atau masalah yang dapat terjadi, dan cara memperbaiki gangguan atau masalah pada sistem transmisi dari Toyota Kijang Innova. Pada Toyota Kijang Innova ini sisem transmisi yang dipakai masih menggunakan tipe transmisi manual. Pemeriksaan perlu dilak:ukan karena pada sistem transmisi ini mengalami masalah ketika kendaraan berjalan dengan menggunakan roda gigi 4, transmisi akan langsung dengan sendirinya berpindah atau loncat pada posisi rietral. Untuk transmisi tipe manual hal demikian dapat terjadi, besar kemungkinannya cincin synchromesh (Ring Synchromesh) pada roda gigi 4 (Input Shaft) telah aus, sehingga celah (Clerence) antara ring synchromesh dengan coneroda gigi 4 telah melebihi batas limit yang ditentukan. Kemudian untuk
mehgetahui secara pasti gangguan atau masalah semacam itu sistem transmisi perlu dibongkaran agar penyebab loncatnya gigi transmisi dapat diketahui. Setelah dilakukan langkah pembongkaran dan pemeriksaan khususnya pada ring synchromesh roda gigi 4 (Input Shaft) telah mengalami keausan. Hasil pengukuran pada celah antara ring synchromesh dengan roda gigi 4 menunjukkan nilai telah melebihi batas limit yang ditentukan yaitu 0,8 mm. Sehingga dapat diketahui bahwa loncatnya gigi transmisi ·dikarenakan daya cengkram ring synchromesh pada roda gigi 4 sudah tidak ada. Betdasarkan hasil dari pemeriksaan
sistem transmisi pada Toyota Kijang Innova, maka perlu malak:ukan penggantian ring synchromesh roda gigi 4 agar sistem transmisi dapat kembali normal. Kesimpulan yang dapat diperoleh dari laporan ini adalah setiap komponen dari kendaraan perlu dilakukan perawatan secara berkala, agar bila dari suatu komponen tersebut telah mengalami keausan maka perbaikan dapat segera dilakukan, sehingga kerusakan tidak menjalar ke komponen yang lainrtya.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain