Text
SKRIPSI ANALISIS SIFAT MEKANIK CLAY DENGAN PENAMBAHAN SERBUK POHON ALBASIA PADA PEMBUATAN FIRE BRICK
ABSTRAK
Material komposit merupakan kombinasi dua atau lebih material yang berbeda, dengan syarat adanya ikatan permukaan antara kedua material tersebut. Komposit pada umumnya diklasifikasikan menjadi 2 bagian yang berbeda, dimana fasa kontinyu disebut matrik, dan fasa diskontinyu disebut sebagai penguat. Di dalam skripsi ini material komposit yang akan digunakan adlah clay sebagai fasa kontinyu (matrik) dan serbuk pohon albasia sebagai fasa diskontinyu (penguat). Clay (tanah liat) merupakan salah satu komponen utama dalam pembuatan fire brick (bata tahan api) dan batu bata. Dipilihnya material ini karena ketersedianya di alam yang cukup melimpah dan mudah di dapat di indonesia. Selain itu dipilihnya material serbuk pohon albasia ini untuk memanfaatkan limbah kayu dan limbah pabrik kayu yang tidak terpakai.
Metode pengujian yang akan dipakai adalah Pengujian three point bending yaitu pengujian kekuatan bending material dengan menggunakan 3 (tiga) titik tumpuan, 2 (dua) titik sebagai penyangga dan 1 (satu) titik sebagai beban. Dalam pengujian kali ini akan digunakan pengujian three point bending dengan standard uji ASTM D 790 (panjang 96mm, lebar 19mm, tebal 5mm dan menggunakan span/penyangga dengan jarak 80mm atau 16 kali tebal).
Hasil uji three point bending menunjukan clay dengan fraksi volume campuran serbuk pohon albasia 10% terbukti lebih kuat dari clay tanpa campuran dengan rata-rata kekuatan bending sebesar 58,623 kg/cm2. Sedangkan clay dengan fraksi volume serbuk pohon albasia 30% menjadi spesimen dengan rata-rata kekuatan bending paling kecil yaitu 7,413 kg/cm2. Hasil pengamatan struktur makronya juga menunjukan clay dengan campuran 10% lebih rapat dan clay dengan campuran 30% mempunyai banyak rongga yang cukup besar dan tidak rata.
Katakunci: clay, fire brick, albasia, bending, fraksi volume
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain