Text
SKRIPSI PENGARUH QUENCHING TERHADAP KARAKTERISTIK KEKERASAN DAN STRUKTUR MIKRO BAJA KARBON RENDAH UNTUK MATA PISAU BAJAK SINGKAL
ABSTRAK
Pengolahan tanah merupakan usaha manipulasi tanah dengan menggunakan tenaga mekanis untuk menciptakan kondisi tanah yang sesuai bagi pertumbuhan tanaman. Salah satu usaha dalam pengolahan tanah tersebut adalah pembajakan tanah. Bajak singkal sebagai salah satu alat pengolahan tanah dipandang sebagai peralatan mekanis yang dirancang terutama untuk menciptakan sistem mekanis yang dapat mengontrol pemakaian gaya, sehingga menyebabkan terjadinya perubahan dalam tanah seperti penggemburan, pembalikan dan pemotongan serta pergerakan tanah. Perlakuan panas (heat treatment) didefenisikan sebagai kombinasi operasi pemanasan dan pendinginan yang terkontrol dalam keadaan padat untuk mendapatkan sifat-sifat tertentu pada baja/logam atau paduan. Salah satu metode perlakuan panas tersebut dengan proses quenching.
Proses ini dilakukan pada temperatur austenite (830 derajat C) dengan variasi waktu penahanan 30, 45, dan 60 menit kemudian didinginkan dengan air. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa nilai kekerasan untuk raw material adalah 105,963 VHN, waktu tahan 30 menit adalah 157,163 VHN, waktu tahan 45 meni adalah 174,691 VHN, dan waktu tahan 60 menit adalah 135,309 VHN. Nilai optimum adalah 174,691 VHN setelah di berikan variasi waktu tahan 45 menit. Sementara hasil mikro struktur memperlihatkan bahwa diameter butiran bahan
menunjukkan kenaikan diameter butiran selama proses heat treatment.
Kata Kunci: Bajak singkal, Heat Treatment, Metallografi, Nilai Kekerasan.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain