Text
SKRIPSI SCORECARD PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MANAJEMEN SAMPAH PERKOTAAN (STUDI PADA PROGRAM KAMPUNG ORGANIK AKTIF DI KOTA MAGELANG)
SCORECARD PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MANAJEMEN SAMPAH PERKOTAAN (STUDI PADA PROGRAM KAMPUNG ORGANIK AKTIF DI KOTA MAGELANG)
YUNI CAHYOWATI (1410201084)
Program Studi Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Tidar.
Sampah di Kota Magelang dewasa ini masih menjadi suatu permasalahan klasik yang memprihatinkan. Program Kampung Organik merupakan inovasi Pemerintah Kota Magelang untuk mengatasi isu-isu lingkungan terkait masalah persampahan. Kendala utama dalam implementasi program terletak pada partisipasi masyarakat yang menyebabkan penurunan jumlah Kampung Organik. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun instrumen pengukuran partisipasi masyarakat dalam Program Kampung Organik aktif di Kota Magelang. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data berupa kuesioner (angket) dan dokumentasi. Capaian dari penelitian ini berupa model Scorecard pengukuran partisipasi masyarakat dengan unit analisis RW (Rukun Warga) dalam bentuk nilai indeks.
Penelitian berfokus pada dimensi kontribusi masyarakat, pengorganisasian masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat. Dimensi kontribusi masyarakat terdiri dari indikator kontribusi pemikiran, kontribusi dana, kontribusi tenaga, dan kontribusi sarana. Dimensi pengorganisasian masyarakat terdiri dari indikator model pengorganisasian, struktur pengorganisasian, unsur-unsur pengorganisasian, dan fungsi pengorganisasian. Dimensi pemberdayaan masyarakat terdiri dari indikator peran masyarakat, aksi masyarakat, motivasi masyarakat, dan tanggungjawab masyarakat. Untuk pengaplikasian instrumen pengukuran, peneliti menggunakan sampel dari Kampung Organik aktif periode Mei-Juni 2018 yang berjumlah 44 unit.
Hasil penelitian menunjukan bahwa dimensi kontribusi masyarakat mempunyai skor sebesar 2,59 yang berarti Rendah. Dimensi pengorganisasian masyarakat mempunyai skor 4,00 yang berarti Tinggi dan dimensi pemberdayaan masyarakat dengan skor sebesar 3,77 yang berarti Tinggi. Demikian secara keseluruhan partisipasi masyarakat pada Program Kampung Organik di Kota Magelang masuk kategori Tinggi dengan nilai indeks sebesar 71,02. Instrumen indeks partisipasi masyarakat ini diharapkan dapat menjadi rekomendasi bagi Pemerintah Kota Magelang untuk mengukur tingkat partisipasi masyarakat dan sebagai bahan evaluasi dan strategi kebijakan pemerintah dalam menyukseskan Program Kampung Organik.
Kata kunci: indeks, pengukuran, partisipasi, Kampung Organik.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain