Text
SKRIPSI BENTUK DAN MAKNA KATA KERJA MENTAL DALAM KUMPULAN SAJAK DIKATAKAN ATAU TIDAK DIKATAKAN ITU TETAP CINTA KARYA TERE LIYE SEBAGAI BAHAN AJAR KEBAHASAAN DI SMP
Abstrak
Skripsi yang berjudul Bentuk dan Makna Kata Kerja Mental dalam kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta karya Tere Liye sebagai Bahan Ajar Kebahasaan di SMP dilatarbelakangi oleh banyaknya penggunaan kata kerja mental yang terdapat dalam sajak. Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini adalah (1) bentuk kata kerja mental apa saja yang terdapat pada kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan liu Tetap Cinta Karya Tere Liye? (2) makna apa sajakah yang terdapat pada kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta Karya Tere Liye? (3) bagaimana penyusunan bahan ajar kata kerja mental dalam pembelajaran kebahasaan di SMP? Sedangkan tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan bentuk kata kerja mental yang terdapat pada kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta karya Tere Liye (2) mendeskripsikan makna kata kerja mental yang terdapat pada kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta karya Tere Liye (3) memperoleh bahan ajar kata kerja mental dalam pembelajaran kebahasaan di SMP. Tujuan tersebut dicapai dengan menggunakan data berupa kalimat yang terdapat kata kerja mental dalam kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta karya Tere Liye. Data disediakan dengan menggunakan metode simak dengan teknik catat sedangkan analisis data menggunakan metode agih dengan teknik bagi unsur langsung (BUL) dan teknik ganti. Penelitian tentang kata kerja mental dijadikan bahan ajar pada kompetensi dasar (KD) 3.7 Mengidentifikasi unsur-unsur pembangun teks puisi yang diperdengarkan atau dibaca. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat dua jenis bentuk kata kerja mental yaitu verba monomorfemis dan verba polimorfemis. Verba polimorfemis terbentuk dari proses pengafiksasian. Pengaliksasian yang terdapat pada penelitian ini meliputi afiksasi berprefiks meng-, afiksasi berprefiks ber-,afiksasi berprefiks ter-, afiksasi berprefiks di-, afiksasi berkonfiks meng-i, afiksasi berkonfiks meng-kan, afiksasi berkombinasi afiks mengi, afiksasi berkombinasi afiks meng-+-kan, afiksasi berkombinasi afiks dikan, dan afiksasi berkombinasi afiks dii. Makna kata kerja mental dalam penelitian ini antara lain kata kerja (verba) bermakna: keadaan, proses, sikap, dan pengalaman. Hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan ajar kebahasaan di SMP.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain