Text
SKRIPSI MAKNA KONOTATIF DALAM MONOLOG PADA NOVEL AYAT - AYAT CINTA KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY DAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARANNYA DI SMA
Penelitian yang berjudul Makna Konotatif dalam Monolog pada Novel Ayat-Ayat Cinta Karya Habiburrahman El Shirazy dan Implementasi Pembelajarannya di SMA dilatarbelakangi oleh pembelajaran makna konotatif dalam kurikulum 2013. Makna konotatif memiliki peran tersendiri dalam pembelajaran makna. Selain memperindah, makna konotatif juga menambah variasi dalam bahasa tulis. Tujuan dari penelitian tersebut adalah mendeskripsikan jenis makna konotatif. Selain itu, untuk membuat rancang bangun pembelajaran makna konotatif dalam monolog pada novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy di SMA.
Sumber data dari penelitian ini adalah novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Wujud data dari penelitian ini adalah kata yang mengandung makna konotatif dalam monolog pada novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Penelitian ini menggunakan metode simak sebagai penyedia datanya dan teknik catat sebagai teknik penyedia datanya. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) dengan teknik lanjutan perluasan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 6 jenis makna konotasi dengan jumlah data 62. Berikut pemaparan terkait hasil penelitian: Makna konotasi baik, antara lain: (1) makna konotasi tinggi, 19 data; (2) makna konotasi ramah, 5 data. Makna konotasi tidak baik, antara lain: (1) konotasi tidak pantas, 8 data; (2) konotasi tidak enak, 14 data; (3) konotasi kasar, 12 data, (4) konotasi keras, 4 data. Peneliti telah menyusun RPP sesuai dengan silabus Kurikulum 2013 bahasa Indonesia kelas X semester ganjil. RPP itu berisi materi ajar tentang jenis makna konotatif. Peneliti menggunakan Kompetensi Dasar 3.6 membedakan jenis-jenis makna (makna konotatif dan denotatif, makna gramatikal dan leksikal, makna kias dan lugas, makna referensial dan makna nonreferensial, makna umum dan khusus, perubahan dan pergeseran makna kata, serta hubungan makna kata) dan Kompetensi Dasar 4.6 menggunakan jenis-jenis makna (konotatif dan denotatif, gramatikal dan leksikal, kias dan lugas, referensial dan nonreferensial, umum dan khusus, perubahan dan pergeseran makna kata, serta hubungan makna kata) dalam kalimat baik secara lisan maupun tertulis. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai acuan penelitian selanjutnya, dan dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran di SMA.
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain