Text
SKRIPSI STUDI POTENSI PENGGUNAAN ALAT SAMBUNG BAUT PADA SISTEM SAMBUNGAN WPC JATI MENGGUNAKAN METODE GESER SATU IRISAN
Wood Plastic Composite adalah salah satu produk pemanfaatan limbah
serbuk kayu dan polimer plastik HDPE (High Density Polyethylene) yang
dibentuk melalui sistem ekstrusi. Keterbatasan ukuran WPC menjadi kendalanya
maka diperlukan alat sambung WPC untuk memenuhi kebutuhan. Penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui nilai kapasitas sambungan WPC dengan alat
sambung baut sebagai acuan dasar untuk penyambungan WPC pada komponen
struktural dan mengetahui pendekatan teori EYM (European Yield Model) pada
kegagalan sambungan WPC.
Penelitian ini menggunakan WPC kayu Jati dengan alat sambung berupа
baut tinjauan metode geser satu irisan. Baut yang digunakan adalah baut standar
dengan diameter baut 6 mm, 8 mm, 10 mm dan 12 mm. Tahanan lateral pengujian
didapatkan dengan metode 5% offset diameter. Mode kegagalan pengujian dilihat
berdasarkan kegagalan kuat tumpu WPC dan kegagalan baut.
Berdasarkan hasil pengujian didapat nilai kapasitas sambungan WPC
dengan baut standar diameter 6 mm, 8 mm, 10 mm dan 12 mm berturut-turut
sebesar 3691,448N; 7041,316N; 7980,300 N dan 7438,710 N. Semakin besar
diameter baut maka semakin besar pula nilai kapasitas sambungan, akan tetapi
baut diameter 12 mm mengalami penurunan kapasitas sambungan dikarenakan
baut terlalu kuat dan kaku menyebabkan WPC mengalami kegagalan terlebih
dahulu sehingga sistem sambungan tidak bekerja dengan baik. Nilai tahanan
lateral prediksi lebih kecil dibandingkan dengan nilai tahanan lateral pengujian.
Kata Kunci: kapasitas sambungan, tahanan lateral, WPC kayu Jati
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain