Text
SKRIPSI ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PENGGUNA JASA TERHADAP HASIL PEKERJAAN KONSTRUKSI PEMERINTAH MELALUI LAYANAN PENGADAAN SECARA ELEKTRONIK (LPSE) DI KABUPATEN MAGELANG
Pengadaan barang/jasa melalui LPSE terkadang kurang berkualitas karena
panitia lelang cenderung menilai hanya berdasarkan nilai terendah dan kurang
memperhatikan kemampuan yang dimiliki peserta lelang. Sebagai akibatnya
adalah pelaksanaan pembangunan tidak sesuai dengan awal rencana, kualitas
menjadi rendah, dan waktu penyelesaian proyek terlambat. Tujuan dari penelitian
ini menganalisis tingkat kepuasan pengguna jasa dan penyedia jasa terhadap
pekerjaan konstruksi pemerintah dengan proses pelelangan secara elektronik di
Kabupaten Magelang dan mengidentifikasi faktor yang menjadi keluhan
pengguna jasa dan penyedia jasa terhadap pekerjaan konstruksi pemerintah
dengan proses pelelangan secara elektronik di Kabupaten Magelang.
Penelitian ini menggunakan metode kuesioner atau angket. Adapun sumber
data yang digunakan adalah data primer dan sekunder yang berasal dari Dinas
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kabupaten Magelang. Analisa
data dilakukan dengan menggunakan metode Customer Satisfaction Index (CSI)
guna mencari kepuasan pelanggan.
Hasil dari penelitian ini adalah tingkat kepuasan pengguna jasa terhadap
hasil pekerjaan konstruksi pemerintah melalui LPSE di Kabupaten Magelang
sebesar 64,66 dari 100 atau bisa dikatakan cukup puas. Untuk penyedia jasa
sebesar 61,29 dari 100 atau cukup puas. Faktor yang menjadi keluhan pengguna
jasa adalah informasi perusahaan penyedia jasa yang kurang jelas dan kurangnya
perhatian penyedia jasa terhadap penerapan K3 di lapangan. Faktor yang menjadi
keluhan penyedia jasa adalah pembayaran yang tidak tepat waktu sesuai tahapan
proses pembayaran yang telah disepakati.
Kata kunci : Pengadaan barang/jasa, kepuasan pelanggan, cukup puas
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain