Text
LKP LAPORAN KERJA PRAKTIK ANALISIS KINERJA ELECTROSTATIC PRECIPITATOR (ESP) DI PT.INDONESIA POWER UNIT PEMBANGKITAN SURALAYA
Intisari
Ash Handling System adalah sistem penangkapan partikel abu hasil sisa pembakaran pada boiler. Terdapat dua partikel abu berdasarkan kuantitas partikel abunya yaitu fly ash (abu terbang) dan bottom ash (abu dasar). Partikel abu fly ash yang dihasilkan masih mengandung B3 yang dapat difilter menggunakan alat yang dinamakan Electrostatic Precipitator (ESP). Electrostatic Precipitator (ESP) adalah peralatan yang berfungsi menangkap abu sisa pembakaran yang berada dalam gas buang yang akan dibuang ke atmosfir melalui stack, sehingga gas buang yang akan dibuang tidak mengandung partikel-partikel abu yang dapat mencemari lingkungan. Electrostatic Precipitator (ESP) merupakan suatu peralatan yang sangat membantu menangani limbah PLTU. Keunggulan Electrostatic Precipitator (ESP) dibandingkan dengan metode yang lain adalah tingkat effisiensi yang tinggi/ besar, yakni bisa mencapai lebih dari 95%. Efisiensi Electrostatic Precipitator (ESP) di unit 1 s.d 6 PT.Indonesia Power UP Suralaya tertinggi mencapai 95% dan terendah 71%. Yang dapat mempengaruhi efisiensi Electrostatic Precipitator (ESP) yaitu kualitas bahan bakar (batu bara) dan kinerja ESP (gangguan pada ESP).
kata kunci: ash handling system, Electrostatic Precipitator (ESP), partikel abu
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain