Kondisi bahan ajar yang kurang bervariasi menjadi dasar dilakukannya penelitian ini. Bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran teks deskripsi hanya terbatas pada buku paket terbitan Kemendikbudristek berbentuk cetak dengan bahan bacaan yang kurang kontekstual bagi peserta didik sehingga berdampak pada rendahnya ketertarikan membaca dan kesulitan dalam memahami isi teks deskripsi. Pen…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh analisis kondisi melalui observasi dan wawancara di SMP Negeri 1 Tegalrejo yang menunjukkan bahwa belum maksimalnya keterampilan menulis peserta didik terutama pada materi teks deskripsi. Selain itu, bahan ajar yang digunakan di kelas VII SMP Negeri 1 Tegalrejo masih terbatas pada buku teks/buku paket terbitan pemerintah yang bersifat umum dan tidak kontekst…
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya interaksi sosial mahasiswa dalam proses pembelajaran pada mata kuliah Dasar-Dasar Kewirausahaan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan interaksi sosial mahasiswa adalah dengan menerapkan ice breaking berbasis permainan dalam kegiatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ice breaking permainan …
Pengembangan modul pembelajaran biologi berbasis inkuiri pada materi ekosistem dilakukan sebagai upaya menyediakan bahan ajar yang mampu memfasilitasi siswa untuk aktif menemukan konsep melalui proses ilmiah. Modul ini dirancang dengan menekankan keterlibatan siswa dalam aktivitas penyelidikan (inkuiri) sehingga dapat meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman konsep ekosistem secara …
Materi Bioteknologi bersifat abstrak karena mencakup konsep, proses, dan prinsip yang tidak dapat diamati secara langsung, seperti rekayasa genetika, fermentasi, dan produksi enzim. Karakteristik ini sering membuat siswa kesulitan memahami hubungan antar konsep secara menyeluruh sehingga dibutuhkan media pembelajaran yang mampu menghadirkan visualisasi materi secara nyata dan memberikan pengala…
Pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk sumber daya manusia yang berkualitas, khususnya melalui pembelajaran yang mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah. Pembelajaran Biologi pada materi ekosistem di kelas X SMA masih menghadapi berbagai kendala, seperti rendahnya pemahaman konsep, kurangnya keterlibatan siswa, serta hasil belajar yang belum mencapai ketun…
Pembelajaran di abad ke-21 menuntut peserta didik untuk memiliki kemampuan berpikir kreatif dan berkolaborasi sebagai bagian dari kompetensi 4C. Namun, kedua kemampuan ini belum berkembang secara optimal karena proses pembelajaran masih berpusat pada guru dan kurangnya kegiatan kolaboratif. Selain itu, pembelajaran bioteknologi yang cenderung bersifat teoretis membatasi perkembangan ide-ide kre…
Keterampilan pemecahan masalah dalam IPA, merupakan salah satu kompetensi yang harus dimiliki peserta didik dan sangat penting bagi perkembangan akademik peserta didik. Namun, berdasarkan skor PISA menunjukkan skor sains Indonesia menduduki peringkat yang rendah dari skor global. Selain itu, hasil wawancara dengan guru IPA SMP N 4 Kota Magelang mengungkapkan bahwa keterampilan siswa d…
Rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik, sebagaimana terlihat dari hasil asesmen PISA 2022 yang menunjukkan bahwa Indonesia meraih skor PISA yang masih berada jauh di bawah rata-rata negara OECD. Hasil tes awal Keterampilan berpikir kritis siswa di SMP N 5 Magelang pada pembelajaran IPA masih tergolong rendah, terutama pada materi pesawat sederhana. Oleh karena itu, tujuan dari pen…
Kemampuan literasi sains dan keterampilan proses sains (KPS) merupakan kompetensi penting abad ke-21 yang mendukung kemampuan memahami fenomena ilmiah, mengevaluasi bukti, dan mengambil keputusan berbasis prinsipprinsip sains. Namun demikian, capaian siswa Indonesia pada berbagai asesmen menunjukkan bahwa literasi sains dan penalaran ilmiah masih relatif rendah. Kondisi ini menuntut upaya pemba…