Text
SKRIPSI KESANTUNAN BERBAHASA PADA MEDIA SOSIAL X @TANYARLFES: KAJIAN CYBERPRAGMATICS DAN IMPLEMENTASINYA PADA PEMBELAJARAN MENULIS TEKS ARGUMENTASI
Penelitian ini berfokus pada fenomena ujaran kebencian di media sosial X. Krisis
kesantunan berbahasa dalam komunikasi digital disebabkan oleh anonimitas
pengguna. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis bentuk kesantunan
berbahasa pada komentar warganet akun @tanyarlfes melalui perspektif
cyberpragmatics. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendukung
terciptanya ruang komunikasi digital yang lebih positif dan produktif dikalangan
peserta didik yang diimplementasikan dalam bentuk modul ajar pembelajaran
Bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif
dengan teknik simak bebas libat cakap. Objek penelitian ini adalah bentuk ujaran
kebencian yang terdapat di media sosial X @tanyarlfes. Data dalam penelitian ini
berupa kata dan kalimat hasil tangkap layar yang didalamnya terkandung tuturan
yang berisi pematuhan kesantunan dan pelanggaran kesantunan berbahasa.
Teknik yang digunakan adalah teknik simak bebas libat cakap. Hasil penelitian
menunjukkan adanya peran konteks cyberpragmatics pada komentar warganet
yakni: (1) maksim pujian, (2) maksim kesepakatan, (3) pelanggaran maksim
pujian, (3) pelanggaran maksim kerendahan hati, (4) pelanggaran maksim
kesepakatan, dan (5) pelanggaran maksim simpati.
Tidak tersedia versi lain