Text
SKRIPSI EFEKTIVITAS MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) TERINTEGRASI SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY, AND SOCIETY (SETS) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH PADA SISWA SMP KELAS VIII
Pembelajaran IPA menuntut keterlibatan siswa dalam aktivitas ilmiah, namun pelaksanaannya di sekolah masih kurang mendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah. Situasi tersebut teridentifikasi di SMP Negeri 1 Wonosegoro, yang mana penggunaan model pembelajaran inovatif masih terbatas sehingga siswa kurang terlibat dalam penyelidikan dan diskusi berbasis masalah. Studi ini menelaah efektivitas model PBL terintegrasi SETS terhadap peningkatan kemampuan pemecahan masalah siswa. Instrumen penilaian disusun berdasarkan indikator Gagne dan divalidasi ahli menggunakan Aiken’s V. Metode yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group design pada 64 siswa kelas VIII, yang terbagi menjadi kelas eksperimen (PBL–SETS) dan kelas kontrol (PBL). Analisis data pretest dan posttest dilakukan melalui uji-t dan perhitungan n-gain (termasuk uji prasyarat). Hasil validasi memperoleh nilai Aiken’s V sebesar 0,78 (valid). Kelas eksperimen memperoleh n-gain sebesar 0,63, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 0,41. Uji independent sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,001 (< 0,05), yang menandakan peningkatan kemampuan pemecahan masalah yang signifikan dari kedua kelas. Diinterpretasikan bahwa PBL terintegrasi SETS berhasil meningkatkan kemampuan siswa dalam memecahkan masalah melalui integrasi konteks lingkungan, sains, teknologi, dan masyarakat dalam pembelajaran.
Tidak tersedia versi lain