Text
SKRIPSI NILAI KECERNAAN FERMENTASI KULIT KOPI YANG DIBERI AIR REBUSAN KEDELAI
ABSTRAK
HILMA LAYLIA PUTRI. Nilai Kecernaan Fermentasi Kulit Kopi yang Diberi Air Rebusan Kedelai. Dibimbing oleh MOHAMAD HARIS SEPTIAN dan TRI PUJI RAHAYU
Kandungan serat kasar yang tinggi pada kulit kopi akan menghalangi proses hidrolisis oleh enzim mikroba di dalam rumen sehingga menurunkan tingkat kecernaan. Upaya untuk meningkatkan kualitas nutrisi kulit kopi yaitu dengan pengolahan fermentasi menggunakan air rebusan kedelai sehingga kecernaannya meningkat dengan nilai pH rumen stabil diikuti dengan peningkatan produksi VFA parsialnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji pengaruh penggunaan air rebusan kedelai pada fermentasi kuit kopi terhadap KcBK, KcBO, pH rumen, asetat, propionat, dan butirat. Peneitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu P0=Kulit kopi + aquades (50% BK total); P1=Kulit kopi + air rebusan kedelai (40% BK total); P2=Kulit kopi + air rebusan kedelai (50% BK total); P3=Kulit kopi + air rebusan kedelai (60% BK total). Data dianalisis menggunakan Anova dan jika terdapat perbedaan yang signifikan, maka dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fermentasi kulit kopi yang diberi air rebusan kedelai berpengaruh nyata (P0,05) terhadap nilai pH rumen, asetat, propionat, dan butirat. Perlakuan yang menghasilkan KcBK dan KcBO tertinggi yaitu P3 dengan presentase BK fermentasi 60%.
Kata kunci: air rebusan kedelai, fermentasi, kecernaan, kulit kopi
Tidak tersedia versi lain