Text
SKRIPSI FERMENTASI KULIT BUAH PEPAYA (Carica papaya) DENGAN RAGI TAPE TERHADAP KADAR AIR, KADAR ABU, DAN LEMAK KASAR
ABSTRAK
HASNA NABILLA KURNIAHADI. Fermentasi Kulit Pepaya (Carica papaya) dengan Ragi Tape terhadap Kadar Air, Kadar Abu, dan Lemak Kasar. Dibimbing oleh Dr. SRI SETYANINGRUM, S.Pt., M.Si. dan NUR AZMI HIDAYATI, S.Pt., M.Sc.
Produksi pepaya (Carica papaya) di Indonesia yang tinggi menghasilkan limbah kulit pepaya dalam jumlah besar dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kulit pepaya memiliki kandungan nutrisi yang cukup baik sehingga berpotensi sebagai bahan pakan alternatif, namun kandungan seratnya yang relatif tinggi sehingga memerlukan pengolahan, salah satunya melalui fermentasi menggunakan ragi tape. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh fermentasi kulit pepaya dengan ragi tape terhadap kadar air, kadar abu, dan lemak kasar. Penelitian dilaksanakan pada JuliNovember 2025 di Laboratorium Terpadu Universitas Tidar menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan dan empat ulangan, yaitu P0 (tanpa fermentasi), P1 (ragi tape 0,2%), P2 (ragi tape 0,4%), P3 (ragi tape 0,6%), dan P4 (ragi tape 0,8%). Fermentasi dilakukan secara anaerob selama 72 jam. Parameter yang diamati adalah kadar air, kadar abu, dan lemak kasar. Hasil penelitian menunjukkan fermentasi berpengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, dan lemak kasar. Kadar air berkisar 10,09–11,89%, dan kadar abu 9,75–10,96%, sedangkan lemak kasar berkisar 3,43–4,26%. Kesimpulan penelitian menunjukkan kadar air meningkat akibat aktivitas fermentasi, dengan nilai tertinggi pada P3. Kadar abu menurun seiring peningkatan ragi tape, dengan nilai terendah pada P4, sedangkan lemak kasar hasil fermentasi meningkat dibandingkan kontrol. Perlakuan terbaik berdasarkan hasil penelitian adalah P4.
Kata kunci: fermentasi, kulit pepaya, ragi tape.
Tidak tersedia versi lain